Sampah Rumah Tanggak Menumpuk di Irigasi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sampah Rumah Tanggak Menumpuk di Irigasi

Sampah Rumah Tanggak Menumpuk di Irigasi

Written By Admin Raka on Kamis, 07 Juni 2018 | 17.15.00

BATUJAYA, RAKA- Kesadaran masyarakat akan ligkungan nampakna masih minim, pasalnya hingga saat ini masih bayak masyarakat membuang sampah tidak pada tempatnya. Membuang sampah ke saluran irigasi dinilai hal yang biasa, buktinya hingga saat ini sampah semakin menumpuk di saluran irigasi Rengasdengklok – Batujaya. Akibatnya pemukiman warga sering terendam air meskipun dalam skala kecil. Selain banyaknya sampah rumah tangga, kondisi saluran irigasi tersebut mengalami pendangkalan.

Menurut salah seorang warga Desa Karyabakti, Jaja (41), setiap harinya sampah tersebut selalu ada, dan kali ni sampah tersebut menumpuk selama 2 Minggu lamanya. Sampah-sampah tersebut berupa eceng gondok dan sampah rumah tangga seperti popok bayi. Ia mengakui petugas pengairan jarang membersihkan saluran irigas tersebut. Selain banyaknya sampah, ia juga mengeluhkan kondisi jembatan yang terlalu rendah. "Saya harap Pemkab Karawang, terutama dinas terkait dapat meninggikan jembatan desa dan melakukan normalisasi," harapnya.

Banyaknya sampah yang disaluran irigasi membuat masyarakat sekitar risih, atas inisiatif masyarakat, masyarakat melakukan pembersihan saluran irigasi tersebut. Selain itu, karena petugas pengairan jarang membersihkan saluran air tersebut.

Di katakan salah satu warga Rengasdengklok, Kusnadi (52), hal yang wajar jika sering terjadinya kebanjiran di wilayah Batujaya meskipun hujan tak beralngsung lama ketika musim hujan. Karena semakin ke hilir, aliran irigasinya pun semakin menyempit. Di tambah dengan kurangnya kesadaran maayarakat yang masih membuang sampah ke saluran irigasi. "Yang paling parah itu sampah rumah tangga berupa popok, pemakaian tiap hari, di urainya susah juga kayanya," ujarnya.

Atas hal tersebut, nampaknya kesadarN masyarakat harus sering digenjot. Sekalipun tidak bisa dengan membuat tempat sampah di setiap 50 meter sepanjang irigasi. "Nantinya para petugas sampah akan dengan mudah mengambil kalau sampah sudah di kumpulkan," pungkasnya. (rok)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template