Proyek Turap Cikumpeni Hambat Arus Mudik - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Proyek Turap Cikumpeni Hambat Arus Mudik

Proyek Turap Cikumpeni Hambat Arus Mudik

Written By Admin Raka on Senin, 11 Juni 2018 | 18.15.00

TEGALWARU, RAKA - Pembangunan turap bahu sungai Cikumpeni di Kampung Sangkuriang, Desa Cintaasih belum juga selesai, sementara kepadatan pengguna jalan menjelang lebaran sudah mulai terpantau mengalami peningkatan.

"Seharusnya pekerjaan dilaksanakan jangan dekat-dekat lebaran karena banyak pengguna jalan yang gunakan jalanan untuk lalu lalang," ucap Herman (39) warga Kampung Geredeg, Desa Margasari, Minggu (10/6).

Herman mengatakan akibat proyek perbaikan jalan itu kondisi jalan. Jadi semakin menyempit. "Mana kebanyakan konsumen  belanja ke pasar Loji, jadi jalan itu sangat aktif oleh pengguna jalan, makanya saya sangat menyayangkan, kalau pekerjaan di laksanakan sekarang, " Kata Herman.

Dirinya pun berharap, pelaksanaan pekerjaan itu, jangan sampai membuat lalulintas terganggu, sehingga bukan saja jalan menjadi sempit, pengguna jalan pun was-was, sehingga kondisi memperburuk keadaan dan bisa mengakibatkan kecelakaan.

HAL senada diutarakan Darmansah (33) warga Desa Kutamaneuh, material yang menumpuk di jalan, nyaris memakan bahu dan jalan utama, sehingga jalan menjadi sempit. Kendaraan jenis mobil, kalau bersamaan sangat tipis jarak mobil satu ke satunya sehingga pengguna jalan pun harus hati-hati.
"Kalau jaraknya sangat dekat sekali, sehingga pengemudi kadang yang kurang luwes dalam berkendara harus memberhentikan kendaraan karena khawatir ketika berpapasan. Grogi, dan pada akhirnya kadang kemacetan pun kerap terjadi, apalagi sekarang orang-orang pada belanja ke pasar, jadi ramai, belum lagi truk-truk besar kadang masih ada saja yang lalu lalang," ucapnya.

Dari pantauan Radar Karawang Jalan Badami-Loji, di titik itu memiliki lebar hanya 8 meter dekat dengan jembatan sungai Cikumpeni. Material pasir pun selain di bahu jalan maka jalan utama pun, terkena uraian material. Sementara, pelaksana pekerjaan tidak memasang papan informasi pelaksanaan proyek tersebut sehingga terkesan pekerjaan sejenis pekerjaan siluman. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template