Pria Paruh Baya Dua Hari tak Pulang, Diduga Tenggelam - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pria Paruh Baya Dua Hari tak Pulang, Diduga Tenggelam

Pria Paruh Baya Dua Hari tak Pulang, Diduga Tenggelam

Written By Admin Raka on Rabu, 06 Juni 2018 | 17.00.00

KUTAWALUYA, RAKA- Dua hari tanpa kabar, seorang kakek asal Dusun Semplek, RT 021/005, Desa Sampalan, Kecamatan Kutawaluya, Suharja (72), diduga hanyut terbawa arus aliran saluran pembuang yang berada di Dusun Borontok Barat, RT 04/02, Desa Sindangsari, Kecamatan Kutawaluya.

Dugaan tersebut semakin kuat setelah salah seorang saksi, Urta (70), melihat korban turun ke air setelah korban meninggalkan pancing, sendal, dan pakaian ganti yang di bawanya. Urta mengatakan, saat itu sedang berada di sawah dan sempat menegur korban, namun tak digubris. "Kemarin siang  pergi mancing, sampai sekarang orangnya belum ketemu, tapi kami nemuin pancing, pakaian salin yang dibawa beliau sama sendal. Dan memang kondisi kejiwaan si korban sudah pikun," ujarnya, kepada Radar Karawang.

Di ketahui korban keluar sejak pukul 10.00 WIB, Senin (4/6) pagi, dan dinyatakan hilang sejak pukul 11.00 WIB di pinggir kali. Dugaan tersebut diperkuat setelah di temukan baju, kopeah, sandal,tongkat, dan alat pancing di tepian kali yang di duga milik korban. Pihak keluarga juga meyakini jika korban memang tenggelam.

Sementara menurut Kepala Desa Sampalan, Jalmaludin, hingga saat ini korban belum ditemukan meskipun sudah dua hari dilakukan pencarian. Namun, selain ada saksi yang menyatakan korban tenggelam, di sisi lain ada juga seorang warga yang melapor kepadanya, jika kakek yang diduga tenggelam tersebut terlihat menyeberang jembatan. "Saya juga bingung antara tenggelam atau tidak, karena ada yang bilang pada saya, kalau si kakek berhasil nyeberang," ucapnya.

Dirinya berharap kejadian yang sudah di tangani tim SAR, BPBD, serta jajarannya ini tidak benar terjadi, selebihnya kakek tersebut bisa kembali kepada keluarganya. Dirinya juga mengimbau kepada masyatakat agar tetap waspada dan hati-hati dalam menjaga keluarga. "Kalau ada kabar seperti ini saya bingung mana yang bener. Mudah-mudahan aja si kakek selamat. Dan untuk keluarga, harus benar-benar merawat anggota keluarganya, jangan ketika sudah kejadian seperti ini baru ribut-ribut mencari," imbuhnya. (rok)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template