PPDB Disarankan Hanya Berlaku Disekolah Tertentu - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » PPDB Disarankan Hanya Berlaku Disekolah Tertentu

PPDB Disarankan Hanya Berlaku Disekolah Tertentu

Written By Admin Raka on Senin, 11 Juni 2018 | 15.00.00

KLARI, RAKA - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) baik tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) dikritik. Pasalnya, dalam kenyataannya, hanya sekolah tertentu yang diperebutkan, sementara sekolah lainnya tetap sepi.

"Harusnya PPDB online diberlakukan untuk sekolah tertentu saja. Tidak semua sekolah," kata tokoh masyarakat Duren, Lili Sukarli, kepada Radar Karawang, Minggu (10/6).

Karena, tambah Lili, di Klari saja, hanya SMPN 1 Klari dan SMAN 1 Klari yang diserbu peserta didik baru, sedangkan untuk sekolah lainnya biasa-biasa saja. Bahkan ada sekolah yang sepi meski itu sekolah negeri. "Di sekolah yang sepi peminat juga aturan daftarnya sama. Malah jadi bikin ribet," katanya.

Menurutnya, pemerintah harus mempertimbangkan segala hal dalam mengambil kebijakan. Termasuk dalam persoalan PPDB online. Terlebih ada sekolah-sekolah tertentu yang tiap tahun selalu ribut saat memasuki masa PPDB. "Warga juga udah pada ngerti, pengennya sekolah di tempat yang paling baik," ujarnya.

Bukan hanya itu, upaya pemerintah yang menganggap sama antara sekolah swasta dan sekolah negeri juga masih belum mengena pada masyarakat. Karena tetap saja masyarakat masih lebih banyak yang memilih sekolah negeri terlebih dahulu. "Jadi upaya yang dilakukan oleh pemerintah selama ini juga masih belum maksimal. Masyarakat masih sangat pilih-pilih sekolah," ujarnya.

Sedangkan untuk sistem PPDB yang saat ini berjalan menurutnya memang sudah cukup baik. Terlebih untuk SMP, dimana jalur lingkungan sangat diutamakan dibanding jalur lain. Ini menunjukan bahwa memang sudah ada perbaikan yang dilakukan oleh pemerintah daerah. "Harus terus diperbaiki tiap tahun. Dan saya hanya menyampaikan saran, untuk PPD online harusnya berlaku di sekolah-sekolah tertentu saja," harapnya.

Untuk sekolah-sekolah baru, tambah Lili, pemerintah juga harus memberikan perhatian lebih ekstra. Karena salah satu alasan kenapa siswa tidak mau bersekolah di sekolah tertentu adalah karena sekolahnya minim sarana dan prasarana. "Sarana dan prasarana harus lebih di tingkatkan. Jangan sampai Karawang yang saat ini terkenal dengan kota industri, tapi bangunan sekolahnya jelek, bahkan kurang ruangan," pungkasnya. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template