Petani Rawagempol Wetan Bersihkan Saluran Air - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Petani Rawagempol Wetan Bersihkan Saluran Air

Petani Rawagempol Wetan Bersihkan Saluran Air

Written By Admin Raka on Senin, 25 Juni 2018 | 16.00.00

CILAMAYA WETAN, RAKA - Perusahaan Umum Jasa Tirta (PJT) II menggelontorkan air beberapa hari terakhir untuk menyelamatkan ratusan hektar sawah di golongan air 5 dan 6 Desa Rawagempol Wetan, Kecamatan Cilamaya Wetan. Namun, air yang masuk masih tersendat akibat saluran dijejali eceng gondok, sampah plastik dan rerumputan.

Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Cilamaya Wetan, Ratam Sudiar mengatakan, air beberapa hari terakhir dari SS Kalong air sudah mengalir ke saluran, namun area pesawahan golongan air 5 dan 6 di Desa Rawagempol Wetan yang sedang banyak butuh air lantaran sedang pengolahan, masih belum mencukupi akibat sampah dan rerumputan yang menjejali di saluran air hingga membuat mampet.

Atas dasar itu, dirinya bersama Kelompok Mulya Makmur langsung melakukan gorol sepanjang 3 Kilometer, hasilnya diakui Ratam, banyak rerumputan dan sampah plastik yang berjejal didapati berhasil di angkat, sehingga air lebih lancar mengalir ke areal pesawahan. "Air mah sudah masuk, cuma lambat karena banyak saluran yang rusak dan sampah plastik yang menghambat jalannya air ke golongan 5 dan 6," katanya.

Ia berharap, air bisa mengalir dan cukup selama musim kemarau ini, apalagi sawah di Cilamaya ini lebih banyak berlokasi paling hilir. Jangan sampai baru pengolahan dan semai, kemudian kekurangan air lagi, sebab, hujan yang masih belum mengguyur, dikhawatirkan kekeringan melanda lebih luas. Untuk itu, baik PJT II, Kelompok tani dan aparat, dimintanya untuk terus memantau agar air dipastikan mencukupi. "Kita harap bukan saja di pengolahan, tapi masa semai dan seterusnya, air harus cukup," ucapnya.

Kades Rawagempol Wetan H. Udin Abdul Gani mengatakan gorol juga dilakukan aparat desa di saluran air Alang Lanang - SS Kalong yang salurannya mampet akibat sampah dan eceng gondok. "Air sudah ada, tapi gorol ini dilakukan karena banyak yang mampet," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template