Perahu Pemancing Terbalik - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Perahu Pemancing Terbalik

Perahu Pemancing Terbalik

Written By Admin Raka on Rabu, 20 Juni 2018 | 12.15.00

CILAMAYA WETAN, RAKA - Gara-gara kebelet mancing ikan di laut, enam pemancing asal Kabupaten Subang tidak memperdulikan ombak ganas di laut Tangkolak, Blok Kelip Tengah. Akibatnya pemancing yang hendak liburan dengan menggunakan perahu Oka Jaya tersebut, tenggelam setelah diterjang ombak besar hingga membuat perahunya terbalik, Sabtu (16/6).
Beruntung, selain dua orang diantaranya berhasil menyelamatkan diri ke anjungan Pertamina Offshore North West Java (ONWJ), empat lainnya berhasil dievakuasi oleh nelayan dan petugas Polisi Air yang melintasi laut tersebut.

Kades Muara Iyos Rosita mengatakan, enam orang yang diterjang ombak saat mancing bukan nelayan. Mereka berangkat mancing, tanpa konsultasi dulu kepada para nelayan setempat apakah gelombang laut sedang tinggi atau tidak. Termasuk cuaca. Sebab, biasanya para nelayan Muara kalau musim timuran tidak melaut karena cuacanya kurang bagus. "Kalau para nelayan setempat tahu keberangkatan enam pemancing tersebut, pasti akan dilarang (mancing)," ungkapnya kepada Radar Karawang.

Ia melanjutkan, apalagi yang digunakan para pemancing tersebut perahunya kecil. Kalau ombaknya tinggi perahu akan terbalik dan penumpangnya akan tercebur. "Para pemancing ini berangkatnya gak konsultasi dulu soal cuaca. Perahunya juga kecil, kalau dihantam ombak ya begitu jadinya," sesal Iyos.

Meski demikian, sebut Iyos, dia bersyukur ke enam pemancing asal Subang ini semuanya selamat. "Walaupun tinggal di Muara, enam pemancing ini secara Kependudukan adalah warga Pabuaran. Tapi yang pasti mah kami bersyukur karena tidak ada korban jiwa, mudah-mudahan ini jadi pelajaran," katanya.

Kepala Satuan Polisi Air Polres Karawang AKP Sitorus mengatakan, para pemancing yang sebelumnya dikabarkan hilang bernama Rasno, Apris, Herman, dan Ana. Semuanya pemancing yang tinggal di Desa Muara, Cilamaya Wetan. Sedangkan yang selamat, lebih dulu adalah Awan Sudarwan dan Seto. Pada Sabtu petang, enam orang ini berlayar ke laut lepas untuk mencari ikan  menggunakan Perahu Oka Jaya. Sesampainya di perairan Tengkolak tepatnya di Blok Kelip Tengah sekitar pukul 21.00 WIB, perahu mereka diterjang ombak besar hingga terbalik. "Akibatnya keenam pemancing itu tercebur ke laut," tuturnya.

Bahkan dalam peristiwa itu, kata Sitorus, dua nelayan berhasil menyelamatkan diri dengan cara berenang dan berlindung di anjungan Pertamina, dan akhirnya ditolong oleh nelayan. Sementara empat nelayan lain sempat tidak ditemukan. "Begitu ada laporan perahu terbalik, kami langsung datang ke TKP dan melakukan pencarian korban hilang," katanya.

Namun, lanjutnya, saat itu situasi ombak sedang besar sehingga pencarian sempat dihentikan. Pencarian korban kemudian dilanjutkan hari Minggu (17/6) mulai pagi buta. Bahkan pihaknya juga berkoordinasi dengan kapal milik Pertamina yang ada di laut untuk ikut membantu melakukan pencarian. Selain itu, pihaknya juga menginformasikan kejadian ini kepada nelayan sekitar, untuk ikut membantu mencari. " Empat korban lainnya berhasil dievakuasi dan selamat pada Minggu paginya," ungkapnya. (rud) 
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template