Pemohon Pelayanan Menurun 40 Persen - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pemohon Pelayanan Menurun 40 Persen

Pemohon Pelayanan Menurun 40 Persen

Written By Admin Raka on Selasa, 05 Juni 2018 | 14.30.00

JATISARI, RAKA - Memasuki bulan puasa ternyata berdampak pada warga yang melakukan pelayanan di setiap desa. Seperti yang terjadi di Desa Balonggandu, terjadi penurunan pemohon pelayanan hingga 40 persen.

"Ada perubahan, yang melakukan pelayanan menurun hingga 40 persenan," kata Kasi Pemerintahan Desa Balonggandu, Budi, kepada Radar Karawang, Senin (4/6).

Dia menyampaikan, kondisi itu wajar, karena memang dalam keadaan puasa, warga sedikit yang membutuhkan dokumen kependudukan dan dukumen lain. Belum lagi ada rasa kurang semangat untuk datang ke kantor desa karena dalam kondisi lapar. "Memang ini biasa terjadi setiap bulan puasa yah. Jadi sudah nggak aneh lagi," bebernya.

Lebih lanjut dia menyampaikan, selain bulan Ramadan biasanya ada sekitar 20 ingga 25 orang yang data ke desa untuk mengurus dokumen kependudukan seperti KK, KTP dan dokumen lainnya. Tapi memasuki bulan Ramadan hanya sekitar 10 hingga 15 orang yang datang ke desa. "Tapi sudah beberapa hari ini, yang paling banyak datang ke desa adalah mereka yang minta SKTM (surat keterangan tidak mampu) dan domisili," ujarnya.

Karena, tambah Budi, untuk domisili mulai banyak orang yang mau mengajukan pinjaman ke bank atau leasing untuk memenuhi kebutuhan di bulan Ramadan atau hari raya idul fitri. Sedangkan untuk SKTM karena saat ini sudah mulai memasuki masa penerimaan peserta didik baru (PPDB). "Kalau untuk SKTM desa harus buatkan, karena nggak mungkin menolak," ujarnya.

Tapi, sebelum dibuatkan pemohon terlebih dahulu dilihat pekerjaannya, apakah yang bersangkutan layak atau tidak untuk dibuatkan SKTM. Kalau ternyata pemohon sebenarnya orang kaya, maka proses pembuatan SKTM akan ditolak di kecamatan. "Buat SKTM itu tanda-tangannya bukan kades saja, tapi TKSK dan Camat. Jadi selektif sebenarnya yah," bebernya.

Salah satu warga yang tengah mengurus surat keterangan domisili, Rahmat (36) yang merupakan warga Perum Bumi Cikampek Baru Blok 57 No 2 menyampaikan, alasan dirinya membuat domisili adalah untuk syarat pengajuan pinjaman. "Mau pinjam uang ke leasing, syaratnya domisili. Soalnya kebutuhan banyak, apalagi mau lebaran," akunya. (zie)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template