PDIP Protes Spanduk 2019 Ganti Presiden - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » PDIP Protes Spanduk 2019 Ganti Presiden

PDIP Protes Spanduk 2019 Ganti Presiden

Written By Admin Raka on Kamis, 21 Juni 2018 | 12.30.00

KARAWANG, RAKA - Spanduk pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Barat Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) yang bertuliskan 2018 Asyik Menang, 2019 Ganti Presiden di sejumlah titik di Kabupaten Karawang dicabut paksa oleh Satpol PP dan Panwaslu. Hal itupun mengundang beragam reaksi dari partai pendukung maupun musuh politik.

Kepala Badan Bantuan Hukum dan Advokasi DPC PDI Perjuangan Karawang Risman L Sipayung menilai, spanduk tersebut melanggar aturan kampanye, sesuai Undang Undang Pemilu No 7 Tahun 2017 dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum No 4 Tahun 2017 Bab IX Psl 68 Bab I :c dan i. "Saya sangat berterima kasih buat seluruh rekan-rekan pemantau Pilgub (pemilihan gubernur) Jawa Barat 2018," ujar Risman kepada Radar Karawang, Rabu (20/6).

Risman merasa spanduk salah satu paslon gubernur Jawa Barat bertuliskan #2019GantiPresiden, mencederai demokrasi dan tidak mendidik. "Hal ini bagian pelanggaran pidana. Sudah seharusnya Bawaslu bertindak tegas agar menurunkan dan mengusut tuntas serta menjatuhkan sanksi kepada pembuatnya," tandasnya.

Semetara itu, politisi Partai Gerindra, Endang Sodikin mengaku, maraknya spanduk #2019GantiPresiden sama sekali tidak diproduksi koalisi Asyik. Itu hanya sikap mental dari persepsi dan luapan hati masyarakat menyikapi dinamika pemerintah pusat. "Saya balik tanya yang dilakukan oleh Satpol PP dan Panwas itu, apakah redaksionalnya menyalahi aturan atau seperti apa. Apabila penempatannya tidak sesuai dengan Perda K3, baru itu domain Satpol PP. Lagian tidak perlu kebakaran jenggotlah, karena #2019GantiPresiden tidak menyebutkan siapa penggantinya," ujar Endang.

Ia melanjutkan, persoalan spanduk itu dikembalikan ke masyarakat, karena politik dinamis. Belum tentu juga partai yang mendukung inkumben akan mendukung kembali pada pemilihan presiden 2019. Semua serba mungkin terjadi. "Kita coba baca redaksionalnya. Coba baca ulang-ulang. Memang 2019 kan ada pemilihan presiden. Memang betul belum waktunya, tapi ya itu kan pandangan masyarakat. Kita hargai," kata Endang.

Sekretaris Tim Kampanye Gabungan Paslon Asyik Kabupaten Karawang Johan Wahyudi mengatakan, pihaknya minta kepada Panwaslu dan Satpol PP untuk mencopot spanduk dari paslon lain. "Biar fair. Karena sebelumnya kami pernah dikonfirmasi bahwa APK tersebbut bukan diproduksi atau dibuat oleh KPU," ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, Ketua Panwaslu Kabupaten Karawang Syarif Hidayat belum memberikan keterangan. Dihubungi via telepon belum ditanggapi. Didatangi ke kantornya tidak ada. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template