Pasien Dipaksa Pulang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pasien Dipaksa Pulang

Pasien Dipaksa Pulang

Written By Admin Raka on Sabtu, 09 Juni 2018 | 14.45.00

KOTABARU, RAKA - Pelayanan Rumah Sakit Izza dikeluhkan pasien. Hal itu disampaikan oleh salah satu pasien yang merasa tidak diperlakukan baik saat menjalani proses perawatan di rumah sakit tersebut. Bahkan meski baru dua hari dan kondisinya masih sakit, pihak rumah sakit memaksanya untuk pulang.

Haeriah (40), warga Kampung Karajan RT 02/02, Desa Wancimekar, Kecamatan Kotabaru mengatakan, beberapa hari lalu, tepatnya hari Senin, adik kandungnya tengah menjalani operasi di Rumah Sakit Izza Cikampek untuk mengobati penyakit yang diderita saudaranya. "Saya mengantar Ihat untuk dioprasi, supaya benjolan yang ada di payudaranya bisa hilang," ujar Haeriah, kepada Radar Karawang, Jumat (8/6).

Usai dioprasi, tambah Haeriah, adik kandungnya harus menjalani opname di rumah sakit tersebut. Namun yang membuat dia tidak mengerti, kenapa setelah dioperasi bekas sayatannya itu tidak langsung dijahit. "Kata dokternya, setelah dioprasi belum bisa dijahit, harus nunggu beberapa hari dulu, untuk menghilangkan penyakit yang ada di payudaranya itu," tambahnya.

Masih dikatakanya, satu hari setelah oprasi, salah satu petugas rumah sakit yang memasang wajah ketus memintanya untuk dibawa pulang. Padahal kondosi pasien belum sehat, bahkan sayatan bekas operasi pun belum dijahit. "Saya bingung dengan perlakuan salah satu petugas itu, mana mungkin adik saya disuruh pulang, baru juga dua hari, kondisinya belum sehat, adik saya masih merasakan sakit, lalu bagaimana nantinya," katanya.

Pada saat itu, pihaknya meminta kebijakan kepada rumah sakit untuk tidak dipulangkan terlebih dahulu. Akhirnya ada kelonggaran hingga diperbolehkan menginap kembali sampai malam kamis. Namun hari Kamis pagi, adik kandungnya itu terpaksa harus dibawa pulang ke rumah. "Mau tidak mau, jika itu keputusan rumah sakit maka apa boleh buat, kita tidak bisa apa-apa (harus pulang). Sampai saat ini adik saya masih sakit," ungkapnya.

Hari Kamis (7/6) juga, wartawan Radar Karawang mencoba mengkonfirmasi kepada pihak rumah sakit terkait persoalan tersebut. Salah satu satpam Rumah Sakit Izza mengatakn, staf rumah sakit yang biasa berkomunikasi dengan wartwan tidak ada di tempat. Begitu pula saat Radar Karawang kembali berupaya mengkonfirmasi pimpinan rumah sakit pada Jumat (8/6), kembali disampaikan satpam tidak ada yang bisa ditemui karena tidak ada di tempat. "Direktur sama staf lainnya pada tidak di rumah sakit, lagi ada acara gitu di luar," ucap satpam berseragam yang di bajunya bertuliskan nama Iman Sulaiman. (acu)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template