Mekarsari Mencekam - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Mekarsari Mencekam

Mekarsari Mencekam

Written By Admin Raka on Senin, 11 Juni 2018 | 13.45.00

Musdes Dikawal Polisi Bersenjata Laras Panjang

JATISARI, RAKA - Musyawarah Desa (Musdes) pembuktian Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilihan Karang Taruna Desa Mekarsari mencekam. Pasalnya dalam pelaksanaan musdes, pihak kepolisian mengawal ketat, bahkan terdapat polisi yang memegang senjata laras panjang berjaga-jaga di sekitar arena musdes yakni balai Desa Mekarsari.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa Mekarsari Otto Sundawan menyampaikan, musdes yang digelar di aula kantor pemerintahan Desa Mekarsari pada Sabtu (9/6) itu diadakan karena adanya gugatan yang disampaikan oleh dua kandidat Ketua Karang Taruna yang menilai ada dugaan kecurangan yang dilakukan panitia pemilihan. Sementara beberapa waktu lalu telah dilakukan pemilihan Ketua Karang Taruna Desa Mekarsari dengan tiga kandidat yaitu Jamiludin Akbar dengan perolehan suara 86 suara, Jenal Abidin 98 suara dan Yanto Sugianto 78 suara. "Yang menggugat saudara Jamiludin Akbar dan Yanto Sugianto," kata Otto, kepada Radar Karawang.

Adapun dasar hukum kenapa harus dilakukan musdes dan dipimpin oleh BPD adalah adanya mengacu pada Undang Undang Desa no 6 tahun 2014, pasal 55 poin b disebutkan, musdes dilakukan untuk membahas persoalan strategis dan kejadian luar biasa. "Karena posisi Karang Taruna termasuk strategis dan ada gugatan dari kandidat yang merasa dirugikan, jadi ini termasuk kejadian luar biasa, maka digelar musdes untuk pembuktiannya," bebernya.

Meski dalam musdes berjalan cukup alot, tapi semuanya berjalan dengan lancar. Dan pada akhirnya Jenal Abidin resmi menjadi ketua terpilih Karang Taruna Desa Mekarsari. Sehingga pihaknya sebagai BPD bersama panitia akan menyampaikan perkas kepada Kepala Desa agar menjadi dasar untuk mengeluarkan SK. "Ada 21 nama yang dipermasalahkan, semuanya dari RW 6," bebernya.
Sementara sebelum pelaksanaan musdes dimulai, Kapolsek Jatisari Kompol Bambang Iswanto memberikan pengarahan. Dia meminta agar pelaksanaan musdes bisa berjalan dengan aman dan kondusif. Bahkan jika ada hal yang tidak diinginkan bisa saja dia melakukan tindakan tegas. "Yang kalah harus legowo, yang menang harus menjalankan amanah dengan baik," pinta Bambang.

Kepala Desa Mekarsari Darmas saat musdes masih berjalan menyampaikan, belum mengeluarkan Sk karena pihak panitia belum melengkapi dan belum menyerahkan dokumen pemilihan. Terlebih ada kandidat yang merasa tidak puas dengan hasil pemilihan. "Makanya kami serahkan ke panitia dan BPD sebagai penyelenggara musdes," ujarnya.

Dia mengaku tidak berpihak kepada siapapun, karena semua kandidat merupakan kader muda Mekarsari yang memiliki potensi. "Kalau berkasnya beres, maka saya keluarkan SK-nya," ujarnya. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template