Logistik Pemilu Baru Sampai PPK - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Logistik Pemilu Baru Sampai PPK

Logistik Pemilu Baru Sampai PPK

Written By Admin Raka on Sabtu, 23 Juni 2018 | 15.00.00

JATISARI, RAKA - Logistik Pilgub Jawa Barat saat ini sudah ada di masing-masing Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), begitu juga yang terjadi di Jatisari. Namun tidak lama lagi logistik tersebut akan digeser ke Panitia Pemungkutan Suara (PPS).

"Sekarang logistik Pilgub baru sampai PPK, masih persiapan untuk pendistribusian ke PPS," ujar Ketua PPK Jatisari Pupung Fudholi, kepada Radar Karawang, Jumat (22/6).

Dia menyampaiakn sebenarnya untuk persiapan pendistribusian sudah cukup, hanya tinggal menunggu waktu yang tepat untuk proses pendistribusiannya. Namun sejauh ini semua logistik yang tersedia tidak ada kendala dan keluhan. "Bahkan pada tangal 21 lalu, serentak PPK dan PPS melakukan sosialisasi dan sekaligus mendistribusikan C6 ke PPS," ujarnya.

Menurutnya, semua tahapan masih berjalan dengan normal, bahkan termasuk komunikasi dengan lintas sektoral juga berjalan dengan intens. Karena dia meyakini, pelaksanaan pigub Jabar tanpa adanya dukungan dari semua pihak tidak akan berjalan dengan baik. "Tidak lepas dari komunikasi dan kordinasi dengan pihak lain, terutama dengan warga," ujarnya.

Dia berharap pada pelaksanaannya nanti, warga yang memiliki hak pilih bisa menyalurkannya dengan baik. Jangan sampai menyia-nyiakan waktu yang suah ditentukan. Karena satu suara saja akan mempengaruhi hasil dari pilgub. "Ingat tanggal 27 Juni datang ke TPS, salurkan hak suaranya sesuai dengan keinginan hati," ujarnya.

LEbih lanjut dia menyampaikan, selain PPK dan PPS, ada pihak lain yang memiliki peran mengawasi pelaksanaan pilkada yaitu panwas. Oleh karenanya tidak hentinya pihak PPK melakukan komunikasi dengan panwas, terutama soal teknis pelaksanaan. "Ini agar tidak ada perbedaan persepsi saat pelaksanaan pemungutan suara dilakukan," ujarnya.

Karena, tambah Pupung, jika ada perbedaan pemahaman, bisa menjadi hambatan dalam pelaksanaan. Misalkan dalam satu kasus ada orang yang tidak masuk DPT tapi dia adalah warga setempat asli dan memeiliki KTP, maka harus dipersilahkan untuk bisa menyalurkan hak suaranya. "Contoh-contoh seperti itulah yang jika tidak sepemahaman bisa menimbulkan masalah," ujarnya.

Panwascam Jatisari sendiri sudah menggelar rapat kerja teknis di aula Kecamatan Jatisari beberapa waktu lalu. Adapun yang menjadi pembicaranya adalah komisioner Panwaslu Kabupaten Karawang, Panwascam Jatisari dan Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) sebagai para peserta. "Sebelum lebaran, kami sudah menggelar rapat kerja teknis pengawas pemungutan dan penghitungan suara Pilgub sebelum lebaran kemarin," ujar Ketua Panwascam Jatisari Encu Supriatna.

Dia menyampaikan hasil dari rapat kerja teknis itu kemudian akan dilanjutkan oleh PPL kepada para pengawas TPS yang akan bertanggungjawab mengawasi proses pemungutan suara di masing-masing TPS. "PPL yang menyampaikan materi rapat kerja teknis ke para pengawas TPS. Jadi semuanya sudah siap," ujarnya.

Lebih lanjut dia menyampaikan, meski sudah memiliki pasukan di setiap desa bahkan TPS, panwascam tetap masih membutuhkan informasi dari warga terkait adanya dugaan pelanggaran, baik itu dalam tahapan maupun dalam pelaksanaan. "Kami tetap butuh dukungan dari semua komponen masyarakat yah," katanya. (zie)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template