Lagi, Guru Terlilit Uang Tabungan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Lagi, Guru Terlilit Uang Tabungan

Lagi, Guru Terlilit Uang Tabungan

Written By Admin Raka on Rabu, 20 Juni 2018 | 15.30.00

Dilaporkan Wali Murid ke Polisi

RAWAMERTA, RAKA- Tabungan siswa di sekolah kembali jadi masalah, setelah sebelumnya melibatkan oknum guru di SDN Mulyajaya 1, Kecamatan Kutawaluya yang tak bisa membagikan uang tabungan tersebut, kasus serupa juga menimpa oknum guru SDN Kutawargi 2, Kecamatan Rawamerta. Menjelang lebaran, Kamis (13/6), kurang lebih 30 orang tua siswa didampingi Kepala Desa Kutawargi, geruduk kantor Polisi Sektor (Polsek) Rawamerta, mereka berniat melaporkan salah satu oknum guru SDN Kutawargi 2, Kecamatan Rawamerta yang di duga tilep uang tabungan milik siswa. Uang tabungan siswa sekitar Rp30 juta yang seharusnya bisa di bagikan sebelum lebaran, hingga saat ini paska lebaran pun belum bisa diterima siswa.

Salah seorang pelapor sekaligus orang tua siswa, Encip (52) mengatakan, sebelumnya ia tidak berniat untuk membawa masalah tabungan ke ranah hukum, meskipun sebelumnya ia ditantang oleh oknum guru tersebut agar di bawa ke ranah hukum. Mengingat, banyak masyarakat yang akan menjadi korban. Namun, hingga lebaran tiba, oknum guru SDN Kutawargi 2 tersebut tak ada usaha ataupun itikad baik terhadap masyarakat. "Terpaksa saya buka laporan, karena banyak masyarakat yang mendesak," ungkapnya, kepada Radar Karawang.

Dikatakan Encip, oknum guru wali kelas 2 tersebut dinilai tidak mempunyai itikad baik untuk menyelesaikan permasalahan tabungan siswa. Karena hingga saat ini tidak ada sediktpun upaya dari oknum guru, maupun dari pihak sekolah. "Janji-janji melulu hingga tiga kali, buktinya gak ada," ujarnya.

Dirinya sangat menyayangkan dengan tindakan oknum guru yang tidak bertanggung jawab tersebut, pasalnya mulai dari bahasa dan tindakan, seharusnya seorang guru bisa menjadi contoh bagi siswa agar bisa bertindak baik dan bertanggung jawab. Namun yang terjadi di SDN Kutawargi 2 malah sebaliknya. "Harusnya guru itu bertanggung jawab, jangan sampai meracuni siswa karena kepentingan pribadinya," ucapnya.

Di tempat berbeda, Aiptu Supri Haryanto Kanit Reskrim Posek Rawamerta, membenarkan adanya pelaporan dari masyarakat Desa Kutawargi, hingga puluhan motor mendatangi kantor polsek. "Betul, sekelompok warga mendatangi kantor Polsek Rawamerta untuk melaporkan oknum guru yang diduga membawa uang tabungan siswa. Cuma kebetulan waktu itu saya lagi PAM mudik. Tapi sudah diterima laporannya," ujarnya.

Sementara Kepala Desa Kutawargi, Sukmadi atau biasa di sapa Jibeng mengatakan, dirinya mengaku tidak tega ketika salah satu warganya memelas akibat tindakan oknum guru SDN Kutawargi 2 yang dinilai tidak bertanggungjawab. "Saya merasa tergerak hati saat ada laporan dari warga, dia bilang Pak lurah uing teh ngarah ngomong mah maksakan nabung teh, da supaya lebaran teh aya jeung meuli-meuli baju na atuh, eh ayruna malah di bawa kabur ku guru na (Pak lurah saya memaksakan untuk tabung, agar lebaran ada untuk beli baju)," terangnya, sambil memeragakan.(rok)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template