Kiai Ingatkan Warga Tidak Golput - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kiai Ingatkan Warga Tidak Golput

Kiai Ingatkan Warga Tidak Golput

Written By Admin Raka on Selasa, 26 Juni 2018 | 15.30.00

CILAMAYA WETAN, RAKA - Menjelang pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat sejumlah kiai Pondok Pesantren dan tokoh agama menyeerukan agar masyarakat Karawang dan Jawa Barat untuk tidak Golput. Selain meminta menjaga stabilitas politik dan keamanan, para kiai juga berharap jalinan persatuan dan kesatuan antar warga tetap terjaga.

Pimpinan Pesantren Baitul Burhan Kecamatan Tempuran KH Sofwan Abdul Gani mengatakan, sebelum hari pemilihan, ia mewanti-wanti agar semua pihak stop berkampanye, baik di dunia nyata maupun media sosial. Jadikan ajang pencoblosan ini sebagai ajang melaksanakan kewajiban warga negara yang memiliki hak pilih. "Jaga stabilitas dan laksanakan kewajiban warga negara dengan menggunakan hak pilih," katanya.

Ketua Tanfidziah PCNU Karawang KH Ahmad Ruchiyat Hasby mengatakan, beberapa hari terakhir akun media sosial, semakin panas dengan ajakan memilih tapi menghina pasangan lainnya, walaupun wara-wiri itu berlangsung dihari-hari tenang. Ajakan dan seruan memilih salah satu calon tentu hal ini wajar saja , selama tidak salung menghina pendukung paslon yang lain.

Baginya, jangan sampai pesta ini menjadikan antar warga Karawang saling bermusuhan, saling mencaci dan mengarah kepada perpecahan, untuk itu, PCNU menghimbau agar masyarakat dan warga Karawang untuk terus menjaga ukhuwah islamiyah, wathoniyah dan insaniyah yang sudah dibina bersama. Ada 4 paslon yang akan berkompetisi sebagai peserta pilkada di hari pemcoblosan mendatang.

Dirinya dan organisasi tidak pada tempatnya untuk mengajak mencoblos salah satu paslon, tapi dirinya dan semua pihak bertanggungjawab untuk sama-sama menciptakan pilkada kali ini benar-benar menjadi pilkada yang bersih, jujur dan menghasilkan pemenang yang kita harapkan bersama. "Saya juga berharap agar para politisi yang menjadi penggerak masing-masing paslon tidak menjual agama untuk kepentingan sesaat, karena Pilgub harus benar -benar pilihan rakyat jabar sesuai hati nurani, jauh dari sikap pragmatis," katanya.

Untuk itu, sambung kiai yang akrab disapa Kang Uyan ini, gunakan hak pilih dengan baik, siapapun paslon yang ditakdirkan memang, semoga semuanya bisa tetap rendah hati. Hindari perilaku jumawa dan pesta pita berlebihan, karena jabatan adalah amanah yang harus dipikul dan dipertanggungjawabkan. "Marilah kita sambut pilkada dengan hati yang tulus ikhlas. Jangan karena pilkada kita bercerai berai dan jangan lantaran pilkada kita korbankan agama dan jangan karena pilkada kita lupakan etika," ucapnya.

Ketua Tanfidziah PWNU Jawa Barat KH. Hasannuri Hidayatullah mengingatkan warga Karawang dan Jawa Barat untuk merapatkan barisan dalam rangka menjaga keutuhan NKRI khususnya di Jawa Barat dan juga supaya Menjauhi hal-hal yang berkaitan dengan SARA. Semua kiai dan tokoh agama, diharapkannya sebut Gus Hasan, untuk selalu berdoa agar siapapun yang Allah berikan amanah menjadi gubernur dan wakil gubernur Jabar kelak, mampu menjadi pemimpin adil dan mampu membawa Jabar menuju Baldatun Thoyyibatun Wa Robbun Ghofur.

Terakhir, sebut Pimpinan Pesantren Ashidiqiyah Cilamaya ini, ia mewanti-wanti agar masyarakat tidak golput dalam proses dimokrasi ini. Sebagai wujud kepedulian terhadap demokrasi agar tetap terjaga dengan baik dan sesuai dengan tujuan para pendiri bangsa ini. Maka hak pilih itu penting untuk menentukan masa depan pembangunan di Jawa Barat. "Jauhi isu SARA, gunakan hak pilihnya dan doakan siapapun yang diberi amanah semoga mampu memimpin Jawa Barat lebih maju dan sejahtera," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template