Janji Tuntaskan Infrastruktur Tahun Ini - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Janji Tuntaskan Infrastruktur Tahun Ini

Janji Tuntaskan Infrastruktur Tahun Ini

Written By Admin Raka on Rabu, 06 Juni 2018 | 14.15.00

JATISARI, RAKA - Besarnya anggaran transfer yang masuk pada pemerintahan desa membuat geliat pembangunan di pedesaan cukup cepat. Seperti yang terjadi di Desa Situdam, Kecamatan Jatisari, tahun ini ditargetkan pembangunan infrastruktur bisa tuntas.

"Tahun ini juga tuntas infrastrukturmah. Japak dan jaling sudah diplot dengan anggaran yang masuk ke desa," kata Kepala Desa Situdam Iwan Kurniawan, kepada Radar Karawang, Selasa (5/6).
Anggaran yang masuk ke Desa Situdam sendiri sama dengan desa-desa lainnya. Tapi yang paling signifikan untuk menuntaskan pembangunan adalah anggaran dari dana desa. Kemudian ditambah anggaran bantuan gubernur (bangub). "Sekarang yang sudah cair baru dana desa tahap I, untuk bangun japak," tambahnya.

Untuk nominal yang diterima Desa Situdam dari dana desa tahap I 2018 sebesar Rp187.496.240, tahap II dan tahap III masing-masing Rp374.992.480. Anggaran tersebut difokuskan untuk menuntaskan infrastruktur, selain dari japak, diperuntukan juga rehab rutilahu warga, pembuatan TPT termasuk modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), bantuan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. "Spanduk transparansi anggaran juga sedang dibuat, agar masyarakat bisa mengetahui," beber Kepala Desa yang masa jabatannya akan berakhir itu.

Selain dari dana desa, yang saat ini sudah diajukan adalah bantuan gubernur (bangub) senilai Rp100 juta. Itu juga masih diperuntukan pembangunan infrastruktur yang masih tersisa di tahun ini. "Kalo bangub akan digunakan untuk bangun jaling sepanjang 304 meter," ujarnya.

Tokoh masyarakat Jatisari Agus Somanti menyampaikan, ada perbedaan yang ckup signifikan dalam pembangunan di setiap desa yang ada di Jatisari setelah adanya dana desa yang bersumber dari APBN. Berbeda dengan pembangunan sebelum tahun 2015, dimana anggaran yang masuk ke desa masih minim. "Tapi, karena anggaran yang masuk ke desa sekarang ini cukup besar. Maka harus diawasi betul penggunaannya, agar tidak disalah gunakan," harapnya.

Karena, tambah Agus, salah satu yang bisa merubahkan sifat manusia adalah uang. Meskipun tadinya orang yang baik, tapi saat ada tumpukan uang dan kebutuhan mendesak bisa saja tergoda untuk menggunakannya. "Mulai dari perencanaan sampai realisasi harus sesuai. Apalagi kalau digunakan untuk kepentingan pribadi. Sanksi hukum menanti," pungkasnya. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template