Jangan Tambal Jalan Waktu Mau Hujan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jangan Tambal Jalan Waktu Mau Hujan

Jangan Tambal Jalan Waktu Mau Hujan

Written By Admin Raka on Sabtu, 02 Juni 2018 | 14.15.00

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Ada fenomena unik terjadi setiap kali dilakukan penambalan jalan di wilayah selatan Karawang. Disekitar lokasi selalu diguyur hujan begitu pekerjaan rampung dikerjakan.

"Aneh, tapi memang terjadi. Entah kenapa setiap jalan utama Badami-Loji dilakukan perbaikan, awan pasti mendung dan diakhir pekerjaan hujan turun," ujar petugas proyek perbaikan jalan utama Badami Loji di perlintasan Telukjambe Barat, Sugriwa (33) ketika berteduh di warung tidak jauh dari lokasi, kemarin. Dia menuturkan menekuni pekerjaannya sudah tahunan, dan selalu saja peristiwa sama terjadi setiap kali ada proyek perbaikan jalan Badami Loji.

Pekerjaan perbaikan jalan itu sendiri merupakan proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR). Proyek ini sudah sebulan dilakukan secara sporadis di beberapa titik. "Saya lakukan pengerjaan perbaikan ini, bukan hanya khusus ke perbaikan jalan tapi pembersihan bahu jalan agar terbebas dari rumput liar. Jalan ini mestinya ada perawatannya sehingga kondisi jalanan tetap bersih dan nyaman dilintasi," ucapnya. 

Hal yang jadi persoalan, tutur Sugriwa, setelah hujan reda lalulintas kembali ramai. Sementara proyek berpindah ke titik lain yang juga perlu penambalan. Otomatis bagian jalan yang baru ditambal tanpa pengawasan. Sialnya, ada saja kendaraan yang melintas dan mengira bagian jalan yang ditambal sudah lama, alhasil bagian jalan itupun dilintasi hingga akhirnya rusak sebelum diperbolehkan digunakan. "Kalau lihat dari jejak bannya itu ban milik truk. Harusnya mengertilah kalau itu jalan kan baru ditambal jadi tidak boleh dilintasi dulu," tandas Sugriwa lagi.

Diatakan Sugriwa, proyek penambalan itu sudah di kerjakan di beberapa titik. Di mulai dari arah jalan perbatasan Kabupaten Karawang dan Kabupaten Bogor. Diperbatasan Karawang terutama di wilayah Kecamatan Tegalwaru dan Pangkalan hingga ruas-ruas jalan rusak di wilayah Kecamatan Telukjambe Barat. "Biar bagaimana pun, kita tetap melaksanakan instruksi dari atasan. Kapan pelaksanaan penambalan jalannya kita menunggu perintah," ucapnya.

Senada itu Yanto (39) pun mengungkapkan fenomena mendung ketika berlangsung proyek perbaikan jalan di Badami Loji menurutnya hanyalah suatu kebetulan. Tinggal manusianya saja yang pandai-pandai menentukan waktu pekerjaan. Jangan ketika cuaca akan hujan malah perintah proyek dikerjakan turun. Karena sama saja merusak kualitas pekerjaan.

Untuk itu Yanto menyarankan supaya para pengambil keputusan pelaksana proyek bijak mensiasati waktu. "Kalau bisa ketika cuaca lagi akan terik perintah pekerjaan jalan dilakukan. Kalau cuacanya panas kualitas pekerjaan kan jadi bagus dan tambalan jalan jadi lebih kuat," ucap Yanto dan menambahkan, biasanya setiap kali pekerjaan rampung pihaknya selalu memberi informasi agar pengendara berhati-hati karena jalan baru saja diperbaiki. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template