Jalur Lingkar Selatan Masih Berbahaya - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jalur Lingkar Selatan Masih Berbahaya

Jalur Lingkar Selatan Masih Berbahaya

Written By Admin Raka on Rabu, 06 Juni 2018 | 15.00.00

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Kendati sudah dilakukan penambalan ruas jalan lingkar selatan Badami-Loji belum bisa dikatakan aman untuk dilintasi. Sebab masih banyak jalan retak dan lubang jalan yang belum ditambal di ruas jalan tersebut.

Dintara ruas jalan yang mengalami keretakan cukup parah seperti tepat di depan warung bakso Rawa Sikut di Desa Mekarmulya, Kecamatan Telukjambe Barat. Retak yang memanjang dan sporadis itu bisa mengakibatkan kecelakaan pengguna jalan terutama pengendara motor karena retakan jalan cukup membahayakan. Seperti diungkapkan pengendara motor dari Desa Sukaluyu, Dewi Tyanasih (29) pegawai klinik swasta di wilayah Telukjambe Barat, dirinya harus ekstra hati-hati mengendarai motor karena retakan jalan cukup berbahaya.

Untuk itu, terang Dewi, dirinya harus jeli memilih jalan yang aman agar tidak sampai mencelakakan dirinya. "Apalagi kalau pulang agak gelap, saya lebih memilih jalan yang agak baik dan aman. Malah terkadang saya memilih memperlambat laju kendaraan karena khawatir malah merusakan pelek motor saya, dan bisa terjungkal kalau engga hati-hati," tandasnya.

Di tempat terpisah Dadan (30) warga sekitar, mengungkapkan memang belum pernah terjadi kecelakaan yang sangat fatal menimpah pengendara motor tetapi yang yang terjatuh sudah banyak dan beruntung si pengendara tidak sampai terluka parah apalagi kehilangan nyawa. Meski diakui Dadan sekitar jalan itu sendiri sudah sering diperbaiki tetap selalu saja rusak kembali.  "Sekarang diperbaiki tapi tidak lama setelah itu akan rusak lagi karena selalu dilintasi kendaran berat. Cuma yang jadi persoalan inikan jalan satu-satunya yang harus dilitasi, makanya meski kondisinya berbahaya mau tidak mau harus dilintasi," ucapnya.

Menanggapi persoalan tersebut, Camat Telukjambe Barat H. Maman Suryaman menerangkan pelaksanaan perbaikan sudah maksimal dilaksanakan oleh Pemkab Karawang. Jalan itu sendiri sebetulnya ranahnya Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sehingga pelaksanaan perbaikan yang di lakukan pemerintah Kabupaten Karawang, hanya sebatas perawatan saja.

"Stakeholder ada di pemerintahan Provinsi Jawa Barat, jadi pemerintah kabupaten cuma penanganan perawatan saja, dan itu pun ada keterbatasan, karena anggaran yang tersedia, diambil dari kas pemerintah Kabupaten Karawang. Akan tetapi persoalan tersebut akan diagendakan agar pemerintah Karawang bisa mengusulkan perbaiki kepada pemerintah provinsi," pungkasnya. (yfn) 
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template