Harga Beras E-Warung Lebih Mahal Laporkan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Harga Beras E-Warung Lebih Mahal Laporkan

Harga Beras E-Warung Lebih Mahal Laporkan

Written By Admin Raka on Sabtu, 30 Juni 2018 | 16.15.00

KARAWANG, RAKA - Masyarakat diminta melaporkan penyalahgunaan e-warung bila terdapat kecurangan dalam melaksanakan program pemerintah memfasilitasi masyarakat mendistribusikan bantuan pangan non tunai (BPNT).

Sekretaris Daerah (Sekda) Teddy Rusfendi Sutisna mengatakan itu kepada Radar Karawang, Jumat (29/6). Warga diminta melaporkannya langsung ke Dinas Sosial jika menemukan harga dan barang yang tidak sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan Kementerian Sosial. "Silahkan melaporkannya ke Dinas Sosial jika ada temuan beras yang dijual dengan kualitas jelek," tandas Sekda Teddy.

Hasil laporan tersebut, terang Sekda, nantinya akan menjadi bahan untuk melakukan komplain melalui penyedia E-Warung. Dikatakan Teddy, masalah BPNT itu kewenangannya ada di BNI dan Kementerian Soslisal, masalah pagu juga Pemda tidak mengetahui, karena Pemda hanya menyalurkan BPNT kepada yang berhak disetiap wilayah Karawang. "Pembentukan e-warung sendiri kita tidak punya kapasitas, kita hanya menyesuaikan standar harga yang diberikan pemerintah pusat, makanya kualitas barang yang ada itu harus sesuai dengan harga yang ada, misal beras premium ya sesuaikan," kata Teddy.

Teddy mengatakan peranan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan E-Warung sifatnya hanya melakukan koordinatif. "Kita akan sampaikan semacam komplen jika barang yang ada tidak sesuai dengan kualitas barang dan harga yang dikeluarkan sesuai yang ditetapkan. Dan sanksinya nanti akan dijatuhkan dari kementrian langsung," ujarnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karawang Setya Dharma, disinggung persoalan itu mengakatan, berkenaan dengan kualitas beras yang terdapat pada e-warung kalau beras itu MOU dari e-warung dengan penyalur beras, itu kewenangan e-warung. Tetapi jika mau menanggungnya, ya terserah, karena kita tidak bisa mengarahkan panyalur berasnya harus dari ini dan itu," katanya.

E-warung sendiri, lanjut Setya, jika mahal dan berasnyapun ditemukan jelek maka e-warungnya jangan mau dan menerima begitu saja. "Mereka harus bisa mencari yang bagus dan yang murah. Karena di Karawang banyak pedagang beras, itu mou antara e-warung dan penyalur beras," ujarnya.
Disinggung mengenai penyelenggaraan E-Warung, Setya mengatakan e-warung adanya dari masyarakat setempat bukan dari pemerintah daerah. "Pedomannya panyalur beras itu dari warung yang ditunjuk sendiri, jika mahal berarti dari e-warungnya. Kita tidak bisa mengarahkan kemana-kemana," ucapnya.(apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template