Gunakan Medsos dengan Bijak - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Gunakan Medsos dengan Bijak

Gunakan Medsos dengan Bijak

Written By Admin Raka on Senin, 04 Juni 2018 | 15.00.00

Perkembangan media sosial yang tidak terbendung membuat warga mudah terprovokasi atas adanya berita-berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Oleh karenanya, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Karawang mengajak warga agar menggunakan medsos dengan bijak dan tidak menyebarkan berita hoax.

"Mari kita gunakan medsos dengan bijak dan bisa memberikan manfaat untuk lingkungan," kata Ade Permana, Ketua GP Ansor Karawang kepada Radar Karawang, Minggu (3/6).

Menurutnya jika medsos dijadikan sebagai alat untuk melakukan ujaran kebencian, menghina, memfitnah dan menyebarkan berita bohong dipastikan kekacauan akan semakin menjadi-jadi di tengah masyarakat. Padahal sebagai anak bangsa, seharusnya memberikan kontribusi positif untuk kemajuan daerahnya. "Islam melarang umatnya menyebarkan berita bohong, memfitnah dan semacamnya. Karena bisa mengakibatkan perpecahan dan menebar kebencian," bebernya.

Menurutnya, dalam ajaran islam jelas menyebutkan, saat ada selisih paham, maka yang harus dilakukan adalah tabayun atau klarifikasi dengan yang bersangkutan. Sehingga solusinya bisa dibicarakan secara musyawarah. "Cara ini akan membawa kita kepada jalan kedamaian," ujarnya.
Oleh karenanya, dia meminta kepada semua warga untuk sama-sama mengkampanyekan stop hoax dan gunakan medsos untuk kebaikan. Terlebih saat ini semakin banyak orang yang mudah terprovokasi karena dimanfaatkan oleh kepentingan politik. "Stop hoax, awas ini tahun politik, apa saja bisa dimanfaatkan oleh kelompok tertentu," pungkasnya.

Hal senada disampaikan oleh tokoh pemuda Klari, Ahmad Hadibrata, bahwa berita bohong bisa berdampak buruk terhadap masyarakat. Bahkan lebih dari itu, satu sama lain bisa saling curiga sehingga tidak akan ada kenyamanan dalam melakukan aktivitas sosial kemasyarakatan. "Karena banyak berita bohong, maka dampak buruknya setiap orang akan sulit percaya kepada sesamanya, meskipun yang disampaikan itu benar," ujarnya.

Lebih lanjut dia menyampaikan, pihak kepolisian juga harus serius mengawasi perkembangan media sosial. Bahkan jika ada ujaran kebencian yang bisa merusak keutuhan bangsa harus bisa segera ditindak. "Apalagi jika ada orang yang memprovokasi untuk melakukan hal yang bertentangan dengan norma yang berlaku," ujarnya.

Harus jemput bola, tambah Adi, jangan menunggu laporan saja. Karena pernyataan-pernyataan di medsos tentu bisa dijerat dengan undang-undang ITE. "Jangan takut untuk menjalankan aturan. Karena pasti akan lebih banyak yang mendukung," ujarnya. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template