Drainase Utama di Jalan Ahmad Lebih Tinggi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Drainase Utama di Jalan Ahmad Lebih Tinggi

Drainase Utama di Jalan Ahmad Lebih Tinggi

Written By Admin Raka on Selasa, 26 Juni 2018 | 17.45.00

Kelurahan Nagasari Direndam Banjir

KARAWANG, RAKA - Genangan air di wilayah Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, mestinya menjadi cerminan pemerintah daerah untuk lebih memperhatikan persoalan lingkungan, khususnya masalah drainase di tengah kota. Seperti terlihat, Senin (26/6) di lingkungan belakang GOR Panatayuda, akibat buruknya drainase, wilayah itu direndam banjir setinggi diatas betis orang dewasa.

Lurah Nagasari Ade Sukardi, ketika disinggung persoalan banjir yang terjadi di wilayahnya, tidak menyangkal hal itu terjadi akibat kondisi drainase di wilayahnya. Menurut Ade, limpasan air yang tumpah ke wilayahnya tidak tertampung secara optimal. Itu akibat kondisi saluran air di wilayahnya lebih rendah ketimbang saluran air pembuang utama di Jalan Ahmad Yani.

"Genangan air itu terjadi akibat saluran air yang ada lebih rendah dari saluran utama. Sehingga air yang mestinya mengalir ke saluran utama berbalik lagi hingga meluap ke jalan," ungkap Ade. Dikatakan Ade, genangan air bisa diminimalkan dengan cara pengangkatan lumpur yang ada di saluran air di wilayahnya, namun yang menjadi kendala akibat sarana dan prasarana pendukungnya tidak mendukung.

Ade menyebutkan seperti keberadaan mobil sampah untuk membuang lumpur yang diangkat dari saluran air, meski sudah tersebut belum dilakukan permohonan kepada Dinas yang bertanggung jawab. "Saya akan melakukan permohonan ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang, supaya dibantu pengangkutan sampah dan lumpurnya," katanya.

Ade juga mengakui jika penanganan lumpur di saluran air di wilayahnya itu bisa dilakukan bersama warganya, namun sebelum melalukan itu harus ada perencanaan lumpur dan sampahnya nanti akan dibuang dimana diangkut menggunakan kendaraan apa. Karenanya, sebelum hal itu dilakukan Ade terlebih dahulu akan memastikan kendaraan pengangkut lumpurnya. "Warga kita juga bisa angkut lumpur tapi lumpurnya tidak disimpan disamping jalan karena akan mengkibatkan wilayah kita jadi kumuh," ucap Ade beralasan.

Disinggung mengenai kesadaran warganya untuk tidak membuang sampah di sembarangan, Ade menjamin di wilayahnya sadar bersih sudah membaik. "Selama ini warga sudah bisa menjaga wilayahnya dari pembuangan sampah sembarangan. Sehingga genangan air yang terjadi bukan dikarenakan sampah, melainkan akibat kurangnya perawatan saluran," tandas Ade. (apk)

Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template