Delapan Bulan Yati Terbaring - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Delapan Bulan Yati Terbaring

Delapan Bulan Yati Terbaring

Written By Admin Raka on Jumat, 29 Juni 2018 | 18.20.00

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Menyedihkan nasib Yati (51), warga Dusun Jatikarya, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat ini. Sudah hampir delapan bulan dia terbaring karena sakit parah. Belum ada diagnosa yang pasti mengenai penyakitnya. Namun menurut keterangan pihak keluarga penyakitnya timbul akibat sakit di bagian sumsum tulang keringnya.

Bahkan saat ini ibu lima anak itu sudah sulit menggerakkan tubuh. Hanya tangan sebelah kanan saja yang masih aktif. Kepada Radar Karawang Yati mengungkapkan sakit di tulang sumsumnya sudah dirasakan sejak tiga tahun lalu. Malah dia sempat dibantu petugas PSM Kecamatan Telukjambe Barat membuat BPJS guna untuk mendapatkan pengobatan. Namun saat ini dirinya tidak bisa lagi berobat lantaran iuran bulanan BPJSnya tidak terbayarkan.

"Yang bayar iurannya biasanya suami saya, tapi dia sudah pergi entah kemana. Entah kawin lagi atau apa. Makanya, jangankan untuk melanjutkan bayar iuran bulanan BPJS buat makan sehari-hari saja susah," ucap Yati. Saat ini Yati berharap ada dermawan yang berbaik hati mau menolongnya supaya bisa kembali melanjutkan pengobatan dengan menggunakan kartu BPJS Kesehatan.

Asiah (63) kakak Yati yang juga satu dusun dengannya mengatakan adiknya itu mengalami sakit semenjak pulang dari acara hajatan saudaranya di wilayah Loji. Dan sesampainya di rumah langsung sakit begitu saja. Dulu sempat berobat bahkan bisa duduk dan bercengkerama di depan rumah namun sekarang tidak bisa lagi. "Bukan adik saya saja yang sakit, bahkan suami saya juga kini tengah sakit, dan bukan saya kurang perhatian kepada adik saya tetapi saya juga bukan orang berlebihan. Kami juga orang tidak mampu," ucapnya.

Kades Karangligar Hj. Eneng Komariah saat disambangi ke kantornya mengatakan pihaknya sudah melakukan upaya-upaya untuk membantu Yati. Termasuk bantuan dari PSM dan TKSK kecamatan. Tetapi Eneng mengatakan informasi dari PSM, Yati tidak terdata sebagai peserta yang tidak mendapatkan bantuan dari program pemerintah di tingkat pusat.

"Engga tahu kenapa, kami sudah melakukan pemutakhiran data agar Ibu Yati mendapatkan bantuan, namun selalu tidak tertera, padahal tiga tahun lalu kami sempat mengantarkan Ibu Yati sampai di rawat di RSUD," ucap Eneng.

Meski demkian Kades Eneng, berjanji hari ini dia akan menemui Yati untuk melakukan pembenahan administrasi. "Sayas beserta staf akan melakukan lawatan ulang ke tempat Ibu Yati agar bisa mengetahui dengan jelas apa yang dibutuhkan. Tetapi kami juga berharap adanya dermawan yang terketuk hatinya bisa membantu sesama termasuk Ibu Yati yang sedang sakit ini," pungkas Eneng. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template