Curi Motor Buat Biaya Sekolah Adik - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Curi Motor Buat Biaya Sekolah Adik

Curi Motor Buat Biaya Sekolah Adik

Written By Admin Raka on Selasa, 05 Juni 2018 | 18.00.00

KARAWANG, RAKA - Warga asal Desa Kondangjaya, Kecamatan Karawang Timur ini harus puas mendekam di balik jeruji besi setelah aksi terakhir yang dilakukannya mencuri motor di Perumahan Griya Kondangjaya Asri. Dan, kemarin, dia dipamerkan sebagai pencuri motor yang berhasil diciduk aparat yang berwajib bersama para penjahat lain dalam rilis kejahatan yang dilakukan Mapolres Karawang.

Pencuri motor yang coba-coba alih fungsi dari pencuri tabung gas melon ke motor ini bernama RA alias I (30). Dihadapan petugas dia mengaku nekat melakukan aksinya demi membiayai sekolah adiknya. "Saya sudah 10 kali aksi, tetapi cuma tabung gas saja. Tapi karena melihat motor saya ambil," ucapnya kepada Radar karawang, Senin (4/6).

Dikatakan RA, dari hasil kejahatannya itu motor yang dicurtinya itu tidak langsung dirinya jual melainkan digunakan untuk sehari-hari beraktifitas. Lain halnya dengan tabung gas dia langsung menjualnya. "Tabung gas saya jual biasanya Rp 60 ribu sampai Rp 90 ribu tergantung kondisinya. Saya melakukan itu karena kebutuhan buat adik sekolah," ujarnya.

Pelaku lainnya, MG (52) securiti kosan di lingkungan Perumahan Karawang Festival, Desa Purwadana, Kecamatan Telukjambe Timur mengaku, jika aksinya hanya baru dilakukan selama dua kali. "Motor saya ambil tapi sebelumnya memberikan tanda kepada rekan saya yang melakukannya," ujarnya. Dari hasil kejahatannya pelaku menjual motor curiannya dengan harga Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta. 

Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya menyampaikan, setelah melakukan penyelidikan selama kurang dari satu bulan, satreskrim berhasil menangkap 5 orang pelaku yang merupakan sindikat curanmor yang beroperasi di Karawang, dan sekitarnya. "Kelima tersangka ditangkap diwaktu yang berbeda, oleh tim dari polres karawang, saat ini berhasil diamankan dan disita barang Buktri (BB) sebanyak 19 unit motor dari hasil kejahatan para palaku," ucapnya.

Saat ini kata Slamet, kepolisian akan terus mengembangkan kasus-kasus tersebut. "Modus mereka dengan menggunakan peralatan dengan mengincar kendaraan yang terparkir dipinggir jalan dan tempat sepi," ucapnya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template