Ckck.. Proyek Jembatan KW 6 Habiskan Rp 63 Miliar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ckck.. Proyek Jembatan KW 6 Habiskan Rp 63 Miliar

Ckck.. Proyek Jembatan KW 6 Habiskan Rp 63 Miliar

Written By Mang Raka on Jumat, 29 Juni 2018 | 17.48.00

KARAWANG, RAKA - Setelah ribut-ribut soal pengalihan anggaran pembangunan jembatan KW 6 Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat ke Rengasdengklok, kini berkembang informasi jika Dinas Pekerjaan Umum dan Penataaan Ruang (PUPR) akan menjadikan jembatan itu sebagai program prioritas pembangunan 2019.
"Baru usulan, tahun depan akan jadi prioritas pengerjaan PUPR, ditahun ini masih fokus pada pengerjaan jembatan lanjutan," ujar kepala Bidang Jembatan PUPR Mistama kepada Radar Karawang, Kamis (28/6) di ruang kerjanya.
Dikatakan Mistama kondisi jembatan KW 6 itu memang banyak dikeluhkan masyarakat, namun pihaknya tidak bisa berbuat banyak dengan masih minimnya anggaran yang dimiliki bidangnya untuk perbaikan jembatan. "Di tahun ini belum bisa, anggaran yang ada masih minim, tetapi untuk KW 6 baru diusulkan dengan anggaran yang diperkirakan mencapai 20 miliar," ujarnya.
Disampaikan Mistama juga, jika pihaknya tidak bisa memastikan jika di tahun depanpun pelaksanaan pengerjaan bisa dilakukan, mengingat dirinya yang sudah tidak lama lagi menjabat sebagai kepala bidang di Dinas PUPR. "Proses lelang diperkirakan akan dilakukan bulan Mei dan Juni selesai langsung dilakukan pengerjaan," katanya.
Adapun pengerjaan yang akan dilakukan PUPR pada tahun ini fokus pada jembatan yang akan dilaksnakan secara lanjutan atau jembatan yang tidak selesai pada tahun sebelumnya. "Tahun ini kita punya anggaran mencapai 63 miliar, dana yang ada masih minim, seharusnya bisa diangka 100 miliar minimal kalau 63 miliar itu masih kurang untuk satu tahun," ujarnya.
Sedangkan jembatan yang akan dilaksanakan lanjutan diantaranya, Jembatan Citarum di wilayah Rengasdengklok ke Kebayuran, Mulyasari BTB 2, daerah Purwasari, Karang Benda dan jembatan-jembatan kecil lainnya. "Usulan kita lebih dari 100 miliar tapi terbatas angaran yang ada karena harus bagi-bagi dengan jalan dan bangunan sekolah lainya," ucapnya.
Sementara itu Warga Karangpawitan Antin Marcel (40) menyampaikan, setahunya jika kondisi KW 6 sudah menjadi hal yang harus dilakukan pembenahan. Bahkan setahu Antin jika pemerintah sudah seringkali melakukan pemantauan baik pagi dan sore hari di sekitar jembatan. "Sudah berapa kali dipantau tapi belum ada juga pembangunannya," ucapnya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template