Arus Balik Padati Jalur Alternatif - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Arus Balik Padati Jalur Alternatif

Arus Balik Padati Jalur Alternatif

Written By Admin Raka on Rabu, 20 Juni 2018 | 14.30.00

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Jalur poros tengah dijadikan jalur arus balik Lebaran. Jalan penghubung Kabupaten Karawang dan Bekasi itu digunakan oleh warga yang hendak kembali ke Ibu Kota setelah beberapa hari berkumpul dengan keluarga di hari libur Lebaran.

Sejumlah kendaraan baik roda dua maupun empat sejak pagi kemarin, mulai memadati jalur alternatif tarum barat tersebut. Akses penghubung dua Kabupaten itu diminati pengguna jalan lantaran dinilai lebih dekat. "Kebetulan saya tahu jalan ini, makanya saya keluar Tol Karawang Barat dibanding keluar Tol Cibatu, Cikarang. Karena adanya penyempitan sehingga macetnya hingga puluhan kilometer," Kata Hikmat (34), pengemudi minibus dari Cibitung yang menggunakan jalan alternatif, Selasa (19/6), saat diwawancara sebelum masuki jalan pertigaan Tarum Barat.

Dirinya pun mengungkapkan, bahwa kemacetan di tol Jakarta - Cikampek dirasakannya hampir dua jam. Kendaraan mengular hingga beberapa ratus meter. Dia sendiri mau pulang ke Cibitung setelah mudik ke Semarang. "Sengaja pulang lebih awal karena hari Kamis akan kembali aktivitas, saya karyawan di kawasan Jababeka, Bekasi," katanya.

Lebih lanjut dia menyampaikanm kemacetan terjadi saat memasuki KM 86 arah utara. Dirinya menduga kemacetan lantaran adanya penyempitan jalan di ruas tol Cikarang karena adanya proses pekerjaan oleh Jasa marga, sehingga dirinya memilih lintasi jalan alternatif Tarum Barat.

Senada dengan itu, salah satu pengendara roda dua, Dennis (30) warga Cirebon mengaku, sejauh ini di jalan regular tidak ada kendala dalam aktivitas berkendara. Akan tetapi dirinya membenarkan bahwa sejumlah penumpukan kendaraan kerap terjadi di beberapa titik konsentrasi warga seperti pasar, dan kegiatan hajatan warga yang kebetulan tengah adakan hajatan. Namun dirinya menyampaikan bahwa sejauh ini kondisi aman dan terkendali. "Aman-aman saja pak, hanya sesekali kita beristirahat di beberapa tempat seperti pom bensin dan tempat makan, kendala di jalan paling hanya ada pasar saja seperti di Pamanukan, Ciberes, Patrol dan Cikampek, sejauh ini aman pak," ucapnya saat di wawancara oleh RAKA di salah satu warung di Jalan utama Badami - Loji.

Sementara adanya lintas alternatif itu pun dirasakan dampaknya oleh warga sekitar yang mengais rezeki sebagai pedagang dadakan. Salah satunya, Jajang (47), pedagang minuman ringan itu pun mengungkapkan bahwa dirinya memanfaatkan momen jalan padat dengan membuka warung minuman ringan. "Kebetulan areal halaman rumah saya luas, jadi saya manfaatkan untuk dagang yah hanya minuman ringan saja serta makanan cemilan biasa. Ini berkah juga kang lumayan kan bisa mengais rezeki sekaligus memberikan tumpangan istirahat di lahan saya," ujarnya. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template