Anih Tersungkur di Bilik Suara - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Anih Tersungkur di Bilik Suara

Anih Tersungkur di Bilik Suara

Written By Admin Raka on Kamis, 28 Juni 2018 | 12.15.00

KARAWANG, RAKA - Eforia pesta demokrasi pemilihan gubernur Jawa Barat ternyata menyisakan kesedihan bagi keluarga Anih (54) warga Kampung Tamelang Timur RT 25 RW 06, Desa Margasari, Kecamatan Karawang Timur. Pasalnya, usai mencoblos di tempat pemungutan suara (TPS) 10, di kampung Tamelang Barat RT 22 RW 05, Anih meninggal, Rabu (27/6) kemarin.

Peristiwa itu bermula dari keinginan Anih yang ingin mencoblos. Diantar sang anak, dia berjalan tidak kurang 300 meter dari rumah menuju lokasi pencoblosan. Sesampainya di TPS, Anih yang saat itu terlihat sehat memberikan surat undangan pemilihan kepada petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) TPS 10. Tidak lama kemudian Anih dipanggil untuk mengambil surat suara, lalu menunaikan hak politiknya di bilik suara. Sejurus kemudian, dia terjatuh lalu tersungkur. "Bu Anih langsung tersungkur ke meja, dengan surat suara yang belum dilipat,"

ujar anggota KPPS TPS 10 Joko Kusnadi kepada Radar Karawang di lokasi kejadian.
Ia melanjutkan, warga yang berada di lokasi langsung membawa Anih ke klinik terdekat. Namun, saat diperiksa dokter, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia. "Kejadiannya sekitar pukul 09.30," ungkapnya.

Menantu Anih, Usep Saefudin (39) menyampaikan, pihak keluarga tidak menyangka bisa kehilangan Anih begitu cepat. Apalagi, kematian mertuanya saat melakukan pencoblosan. "Ibu sakit diabetes sudah lama. Terakhir bilang kalau dirinya ingin melaksanakan pemilihan. Dan pagi tadi, istri saya, anaknya yang mendampingi," katanya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template