Warga Telukjambe Sempat Waswas Banjir - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Telukjambe Sempat Waswas Banjir

Warga Telukjambe Sempat Waswas Banjir

Written By Admin Raka on Jumat, 25 Mei 2018 | 13.00.00

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Warga yang bermukim disepanjang aliran Sungai Cibeet sempat waswas sungai bakal meluap, menyusul hujan deras, Kamis (24/5) dini hari kemarin. Tetapi kekhawatiran itu akhirnya pupus setelah debit air sungai di Bendungan Cibeet di Kampung Kaligandu, Desa Wanakerta berangsur-angsur stabil.

Petugas keamanan bendungan Cibeet Mulyana kepada Radar Karawang mengatakan hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Karawang selama hampir enam jam itu di wilayah Kecamatan Tegawaru sempat membuat cemas. Pasalnya aliran sungai itu mengalir melintasi wilayah Kecamatan Telukjambe Barat dan imbasnya bila sungai meluap langsung dirasakan masyarakat di kecamatan tersebut.

"Intensitas hujan tinggi semalam di wilayah hulu sungai Cibeet di wilayah selatan dan itu membuat debit air sungai Cibeet mengalami kenaikan sekitar pukul 03.00 Wib dini hari dengan ketinggian mencapai 80.502 M2 per detik. Bersyukur debitnya bertahan sehingga statusnya pun masih aman," ucap Mulyana.

Meski demikian untuk mengantisipasi, kenaikan debit air, seluruh petugas jaga siaga di pintu air Cibeet. Sementara petugas kebersihan pintu Cibeet yang bertugas membersihkan sampah yang menutup arus air pun disiagakan membersihkan sampah-sampah tersebut. Saat ini, ditambahkan Mulyana, pihaknya melakukan penghalauan sampah yang mengalir dari wilayah hulu sungai menggunakan alat penahan sampah.

Petugas jaga pintu air Cibeet lainnya, Ahmad (33) menuturkan lima jam setelahnya yakni sekitar pukul 08.00 Wib debit air sempat mengalami kenaikan dari 80.502 M2 per detik menjadi 118.728 M2 Kubik. Akan tetapi, lanjut dia, posisi bendungan masih relatif aman. "Debit air mengalami kenaikan tidak serta merta akan tetapi ada jeda meskipun intensitas hujan besar di lokasi bendungan tidak langsung mengalami kenaikan, tetapi waspada tetap perlu, apalagi jika hujan deras kembali turun," ucapnya.

Dikatakan Ahmad, kenaikan itu biasanya merangkak hingga satu atau dua jam bahkan lebih. Seperti misalnya dari semalam wilayah ujung selatan terus diguyur hujan, di pintu air Cibeet mengalami kenaikan sekitar pukul 02.45 WIB, dan kini merangkak naik terus. "Perkiraan saya karena mulai cerah, siang pasti akan mengalami penurunan debit air," terangnya.

Sedangkan Jaka (39) petugas kebersihan pintu air Cibeet meminta agar warga jangan membuang sampah ke sungai. Sebab, akibatnya bisa dirasakan seperti saat ini. Sampah menahan aliran sungai hingga bisa mengakibatkan tersendatnya aliran air. "Kami cukup sibuk membersihkan sampah, mana sampahnya tidak pernah habis. Apalagi sungai Cibeet juga dipergunakan untuk keperluan masyarakat seperti bertani dan kebutuhan mandi cuci kaki," pungkasnya. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template