Warga Cilangkap Diajak Bersihkan Citarum - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Cilangkap Diajak Bersihkan Citarum

Warga Cilangkap Diajak Bersihkan Citarum

Written By Admin Raka on Senin, 28 Mei 2018 | 13.30.00

PURWAKARTA,RAKA- Puluhan warga Kampungsawah, Desa Cilangkap, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, tampak antusias mengikuti kegiatan sosialisasi Citarum Harum yang digelar Kodim 0619/Purwakarta dan Polres Purwakarta di Masjid Nurul Iman.

Kapolres Purwakarta AKBP Twedi Aditya Bennyahdi melalui Kapolsek Purwakarta AKP Suyono mengatakan, sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat, khususnya yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, pentingnya menjaga kelestarian Sungai Citarum. "Saat ini pemerintah pusat melalui Perpres Nomor 15 Tahun 2018 memiliki program Citarum Harum, yakni mengembalikan kondisi Sungai Citarum menjadi bersih kembali. Untuk itu, kita perlu mendukung penuh," kata Suyono.

Beberapa hal yang sudah TNI-Polri lakukan, sambungnya, di antaranya melakukan penghijauan di sepanjang DAS Citarum hingga sosialisasi seperti ini. "Citarum Harum ini prosesnya mulai dari pembahasan di tingkat pusat, kemudian sosialisasi seperti yang saat ini kita lakukan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Apabila setelah evaluasi masih ditemui ada yang masih mengotori sungai, maka akan dilakukan tindakan," ujarnya.

Karenanya, Suyono mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan sungai. "Di antaranya dengan tidak membuang sampah dan limbah rumah tangga ke sungai," kata Suyono.
Yang menarik, hampir seluruh warga yang menghadiri sosialisasi tersebut tampak terkejut, saat mendengar paparan Dandim 0619/Purwakarta Letkol Inf Ari Maulana melalui Danramil 1905/Jatiluhur Kapten Arm Sudarsono terkait kondisi Sungai Citarum. "Sungai Citarum saat ini dinobatkan sebagai sungai paling kotor di dunia. Kondisi tersebut viral setelah dua orang kakak beradik Sam dan Gary membuat video tentang kondisi Sungai Citarum dan memviralkannya ke seluruh dunia," ujarnya.

Ia menjelaskan, keberadaan sungai terpanjang di Jawa Barat tersebut, yakni hampir 300 km, sangat dibutuhkan oleh 25 juta warga Jawa Barat. "Sungai yang memiliki hulu di Situ Cisanti Kabupaten Bandung dan bermuara di Muara Gombong, Kabupaten Bekasi tersebut juga melalui tiga kota, dan tujuh kabupaten. Di antaranya Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Purwakarta, Subang, Karawang, Indramayu, Bekasi, Kota Bandung, Kota Cimahi, dan Kota Bekasi," katanya.

Permasalahan Sungai Citarum, sambungnya, cukup kompleks mulai dari bagian hulu, tengah dan hilir. "Permasalahan tersebut meliputi gundulnya lahan yang mengakibatkan erosi dan pendangkalan, pembuangan kotoran ternak, pencemaran sampah dan limbah rumah tangga, limbah pabrik, dan lainnya," ujarnya.

Karena itu, kata dia, kesadaran masyarakat akan kelestarian Sungai Citarum harus tumbuh. "Saya juga berharap informasi yang didapat hari ini bisa diteruskan kepada warga lainnya. Medianya bisa melalui pengajian, majelis taklim, pertemuan RT/RW dan lainnya," ucapnya.(gan)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template