Tutup Tempat Karaoke Walahar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tutup Tempat Karaoke Walahar

Tutup Tempat Karaoke Walahar

Written By Admin Raka on Sabtu, 19 Mei 2018 | 15.00.00

KLARI, RAKA - Memasuki bulan Ramadan tempat hiburan malam yang ada di Kabupaten Karawang tidak semuanya ditutup. Seperti yang terlihat di sejumlah tempat hiburan yang ada di sepanjang jalan dekat bendungan walahar. Meski tak seramai malam biasanya, namun tempat usaha yang memanjakan setiap pengunjungnya itu masih terlihat beroperasi.

Salah satu warga dekat lokasi hiburan di walahar, Roni (27) menyampaikan, bahwa tempat hiburan malam seperti karaokean dan hiburan lainnya hanya di Walahar saja yang masih buka. Namun ada yang berbeda dengan biasanya, kali ini tempat hiburan malam yang ada di sepanjang Walahar tidak membuka hiburan di siang hari. "Kalau malam masih buka, cuman siang tutup jam 9 malam juga udah buka," ucapnya.

Sementara Ketua Forum Remaja Islam (For Is) di kecamatan Klari Fauzan Kurniawan, mengutuk keras setiap kegiatan yang beroperasi di warung remang-remang yang berkedok warung kopi di sepanjang Walahar tersebut. Jauh dari kata bersih jika pemerintah Kabupaten Karawang sendiri malah membiarkan usaha hiburan malam di bulan suci Ramadan. "Mau jadi apa bangsa kita, tempat kelahiran kita, kalau masih ada perbuatan maksiat dimana-mana tapi dibiarkan," tuturnya.

Jika pemerintah cuek dan malah membiarkan tempat prostitusi terus berkembang di Karawang. Dia bersama anggota forum remaja islam lainnya akan bertindak meskipun pembangunan remang-remang tersebut mengantongi izin dari pemerintah. Dia tidak ingin dengan kebardaan lokalisasi tersebut masyarakat setempat yang harus menjadi korbannya. Disamping itu bahwa sudah seharusnya pemerintah membersihkan praktik prostitusi di setiap wilayah yang ada di Karawang. "Bukan hanya minta berhenti di bulan suci Ramadan aja, tapi kalau bisa berhenti selamanya," ucapnya.

Dia meminta pemerintah daerah Kabupaten Karawang melalui pimpinan Cellica Nurrachdiana untuk bisa menutup tempat lokalisasi tersebut. Jangan sampai kata dia, Kabupaten Karawang terkenal dengan tempat maksiatnya dibandingkan dengan pengajiannya. "Saya minta jika memang pemerintah peduli kepada masyarakat Karawang sendiri tolong hapuskan prostitusi di Karawang ini," pesannya.
Bagi Fauzan yang merupakan salah satu siswa di SMK Texmako Karawang ini juga mengatakan, tidak ada salahnya menghapuskan tempat lokalisasi di Karawang, sebab tidak akan suit bagidia ketika melawan perbuatan yang salah dan maksiat. "Lawan terus kemaksiatan, jangan jadi pembantu untuk pembangunan dengan memberikan izin," tuturnya.

Kepala Desa Walahar, Sardi Anwar Surendra, mengaku belum mengetahui kabar masih beroperasinya tempat hiburan malam di wilayah yang dipimpinnya itu. Jika memang masih beroperasi dia meminta kepada pihak yang berwenang serta Satpol PP untuk bisa menertibkannya. "Saya belum tahu, kalau bisa silahkan tertibkan itu tugas Satpol PP," tuturnya. (yna)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template