Truk Pengangkut Sayur Rusak Bahu Jalan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Truk Pengangkut Sayur Rusak Bahu Jalan

Truk Pengangkut Sayur Rusak Bahu Jalan

Written By Admin Raka on Sabtu, 05 Mei 2018 | 14.30.00

TELUKJAMBE TIMUR, RAKA - Aksi parkir liar truk-truk pengangkut material dan sayur di ruas Jalan Interchange Karawang Barat, perlintasan Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, kembali dikeluhkan. Kendaraan-kendaraan berat itu bukan saja membuat badan jalan jadi sempit, hingga sering mengakibatkan kemacetan, tetapi juga membahayakan pengendara lain yang melintas di ruas tersebut.
"Saya bingung, kok mereka suka sekali berderet di jalan itu. Hampir setiap siang kendaraan-kendaraan itu parkir disitu. Padahal, terutama pagi arus lalulintas di jalur itu amat padat. Malah persis di dekat Masjid Al-Ghammar jalannya bergelombang mencapai sekitar 30 meter. Kondisi jalan itu berbahaya bagi kendaraan yang dikendaraan dengan kecepatan tinggi," ucap Jayadi (35) pengendara motor di ruas jalan tersebut usai salat di Masjid Al-Ghammar, Jumat (4/5).
Menurut Jayadi, sudah hampir dua bulan dia memperhatikan kendaraan ekspedisi pengangkut sayur mayur kerap menghentikan kendaraannya berbaris sampai 20 mobil. Pengendara sendiri sebetulnya tidak terlalu peduli dengan keberadaan kendaraan-kendaraan berat itu tetapi karena akibat dari parkir kendaraan itu bahu jalan jadi rusak dan bergelombang. "Kalau bagus mah jalannya, paling ambil kanan saja beres, yah kita mesti adu cepat dengan mobil. Jalan Interchange itu kan padat dengan kendaraan roda empat jadi kita pengguna motor memilih jalan kiri, tapi kalau ada mobil berderet begitu kan kesal juga," terangnya.
Senada itu, Yuni (19) karyawan pabrik di kawasan Industri Karawang, mengatakan jika ketidakhadiran petugas adalah diantara penyebab banyaknya kendaraan yang parkir di bahu jalan Interchange Karawang Barat. "Kontrol dari petugas tidak ada makanya truk-truk itu seenaknya parkir di pinggir jalan. Paranya, kendaraan itu selalu konvoi sehingga bagian jalan yang menyempit pun jadi panjang," katanya.
Sementara Ucok (32) tukang tambal ban tidak jauh dari lokasi mengatakan, truk-truk itu selalu berhenti di bahu jalan Interchange sebagai persiapan sebelum memasuki tol agar selamat sampai tujuan. "Persoalan konvoinya saya tidak tahu, tapi yang saya tahu mereka itu berhenti untuk persiapan sebelum masuk tol," tandasnya. (yfn) 

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template