Tambak Ikan di Jati Nunggal Jadi Sawah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tambak Ikan di Jati Nunggal Jadi Sawah

Tambak Ikan di Jati Nunggal Jadi Sawah

Written By Admin Raka on Senin, 21 Mei 2018 | 16.00.00

PANGKALAN, RAKA - Karena kesulitan air pemilik kolam-kolam pembibitan ikan air tawar di Dusun Jati Nunggal, Desa Jatilaksana, Kecamatan Pangkalan, mengalihfungsikannya menjadi kebun dan sawah.

"Kolam ikan sedalam 50 cm sekarang cuma bisa terisi air 25 cm. Ketinggian air seperti itu tidak bisa digunakan untuk memelihara ikan, karena akan membuat ikan mati lnataran ketersediaan oksigennya tidak mencukupi," ujar Darozi (46), petani Dusun Jati Nunggal, Minggu (20/5). Darozi menegaskan, musim kemarau ini, petani cukup kesulitan air dan ini memang rutin terjadi setiap musim kemarau pada bulan Juli hingga September.

Selama periode tersebut, debit air dari sumber air mulai mengecil sehingga tidak mampu mengisi kolam. Seperti juga diungkapkan Zaini (33) juga petani Desa Jatilaksana yang sebelumnya petambak ikan air tawar, karena kekurangan air, dia pun akhirnya memutuskan menutup empat kolam ikan lele miliknya. "Airnya tidak mencukupi makanya sejak bulan Juni lalu, saya pun mengolah areal kolam tersebut menjadi sawah dan kebun," ujarnya.

Kondisi cuaca musim kemarau ini juga berdampak terhadap usaha budidaya ikan di kolam-kolam ikan di luar areal persawahan. Kendati tidak terkendala masalah air, namun kondisi suhu udara malam dan siang hari yang cukup ekstrem menyebabkan tidak sedikit bibit ikan yang mati. "Selain berkurangnya jumlah telur, produksi bibit ikan saat ini tidak mampu maksimal karena pada kondisi cuaca seperti sekarang bibit ikan banyak yang terserang jamur," ujar Zaini.

Kondisi cuaca ini menimbulkan tingginya angka kematian bibit ikan akibat terserang jamur. Dari 1000 bibit ikan lele berukuran 2 sampai 3 sentimeter, bibit ikan yang masih sehat dan layak dijual hanyak berkisar 2000 sampai 3000 ekor saja. Padahal, pada kondisi normal, produksi bibit saat panen bisa mencapai 8.000 ekor hingga 9.000 ekor.

"Bibit ikan lele yang siap dijual memiliki panjang 5 cm-7 Cm. Selain itu, dinginnya cuaca di malam hari juga menyebabkan sebagian ikan seperti bawal, tidak bisa bertelur. Untuk ikan lainnya seperti Ikan Gurame, produksi telur pun menurun hingga 50 persen dibanding biasanya. Dan jika biasanya satu induk gurame mampu bertelur hingga 2000 telur maka saat ini hanya dapat memproduksi 10.000 telur. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template