Tadarus Berjamaah Sambil Nunggu Buka Puasa - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tadarus Berjamaah Sambil Nunggu Buka Puasa

Tadarus Berjamaah Sambil Nunggu Buka Puasa

Written By Admin Raka on Senin, 28 Mei 2018 | 12.45.00

Santri Baitul Burhan Betah Berlama-lama di Masjid Jumairoh 

TEMPURAN, RAKA - Selain itikaf, ratusan santri Pondok Pesantren Baitul Burhan betah berlama-lama tadarusan di dalam Masjid Jumairoh, yang berada di lingkungan pesantren, Desa Lemahduhur, Kecamatan Tempuran.

Bahkan, pelataran masjid yang luas lazimnya Masjid Nabawi dan Masjid Kuba, ini dijadikan tempat ratusan makanan takjil yang disuplai para donatur setiap harinya. Mulai makanan ringan seperti kurma, sampai dengan makanan berat.

Pimpinan Pondok Pesantren Baitul Burhan KH Sofwan Abdul Gani mengatakan, jauh sebelum masjid megah dengan bintang emas seharga Rp 400 juta tersebut berdiri, sudah 12 tahun para santri di pesantrennya berbuka puasa berjamaah dengan hasil makanan dan minuman, yang membagikan sebagian rezekinya ke pesantren. Sebelum berbuka, para santri yang digembleng pengajian pasaran kitab alat seperti Imrity, Alfiah, tafsir Jalalain hingga fiqh Kifayatul Akhyar dan kitab Irsyadul Ibad, dia anjurkan agar selalu beritikaf di masjid yang sudah berdiri megah tersebut. Utamanya bersiap jelang buka puasa bersama, sebab sumbangan donatur sudah tersedia lengkap di pelataran masjid. Mulai makanan ringan seperti sirup dan kurma, hingga makanan nasi dan lauknya. "Sudah 12 tahun kita buka puasa berjamaah. Kebetulan sekarang ini punya masjid megah sumbangan para aghniya, jadi beritikaf dan bertadarus bagi santri semakin betah," ujarnya.

Lebih jauh kiai yang akrab disapa ajengan Wawan, ini menambahkan, tidak ada derajat yang lebih tinggi kecuali ketakwaan. Jadi para santri dibinanya agar bisa menyandang predikat takwa selama Ramadan dengan bertadarus, itikaf dan pengajian, sebelum mereka dijadwalkan libur dan mudik ke berbagai kabupaten/kota. Ia berharap, amalan dan keberkahan Ramadan dengan memakmurkan masjid bisa diamalkan selalu, baik setelah Ramadan maupun kelak nanti saat para lulusan pesantrennya berkembang di lingkungan masyarakat. "Selalu makmurkam masjid, jadikan tempat kebaikan berjamaah. Bukan saja mahdhoh tetapi juga yang ghoer mahdhoh (sosial) harus selalu berjamaah di masjid," katanya. (rud) 
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template