Selama Ramadhan THM Wajib Tutup - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Selama Ramadhan THM Wajib Tutup

Selama Ramadhan THM Wajib Tutup

Written By Admin Raka on Jumat, 11 Mei 2018 | 13.00.00

PURWAKARTA,RAKA- Pemerintah Kabupaten Purwakarta tengah menyiapkan surat edaran berkaitan dengan aktivitas selama bulan Ramadan. Salah satu poinnya berisi larangan operasional bagi tempat hiburan malam (THM). Dalam edaran tersebut, para pengelola THM diminta untuk tidak menjalankan aktivitasnya selama bulan puasa.

Tak hanya itu, edaran tersebut juga berlaku bagi operasional air mancur di Taman Sri Baduga. Jadi, selama puasa pertunjukan air mancur terbesar di Asia Tenggara ini ditutup untuk sementara. "Surat edaran ini telah kami siapkan. Kemungkinan, akan kami sebarkan pekan depan," ujar Kasubag Keagamaan, Pendidikan dan Kebudayaan, Bagian Kesra Setda Purwakarta, Dindin Ibrahim Mulyana, kepada sejumlah awak media, Kamis (10/5).

Menurutnya, pemerintah sengaja mengeluarkan aturan tersebut. Tujuannya, supaya kekhidmatan ibadah puasa masyarakat tidak terganggu dengan kegiatan tersebut. Untuk sementara seluruh aktivitas hiburan malam masyarakat distop dulu. Dalam hal ini, pihaknya berharap para pengelola THM bisa mentaati aturan tersebut.

Sementara itu, Kabid Pariwisisata, Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata, Kabupaten Purwakarta, Heri Anwar juga menyampaikan, pertunjukan air mancur Taman Sri Baduga mulai tak beroperasi akhir pekan depan. "Untuk pertunjukan air mancur, akhir pekan sekarang menjadi yang terakhir. Karena, mulai pekan depan kami hentikan dulu operasionalnya hingga sebulan kedepan," ujar Heri.

Namun demikian, pihaknya tetap memperbolehkan jika masyarakat ingin mengunjungi taman-taman tematik yang ada di Purwakarta. Misalnya, untuk sekedar ngabuburit. "Kalau di malam hari tidak boleh ada aktivitas. Tapi, masyarakat masih bisa menikmati keindahan taman-taman yang ada di pagi dan sore hari. Misalnya, untuk sekedar jalan-jalan," tambah dia.

Sementara dilain pihak, Kabid Trantibum Satpol PP Purwakarta, Beny Primiadi menambahkan, jajarannya akan mengintensifkan operasi pekat selama bulan puasa. Misalnya, razia petasan, minuman beralkohol (mihol), tempat hiburan malam, dan tempat-tempat yang diduga dijadikan lokasi nongkrong para pekerja seks komersial (PSK). "Kegiatan ini, merupakan upaya cipta kondisi selama pelaksanaan puasa," ujar Beny.

Beni menambahkan, miras dan PSK ini masuk dalam kategori penyakit masyarakat. Sehingga, harus diminimalisasi. Apalagi, di bulan ramadhan nanti. Untuk itu, pihaknya akan terus menggelar operasi pekat ini. Dia menegaskan, operasi pekat ini tak hanya akan difokuskan di wilayah perkotaan. Melainkan, seluruh wilayah perbatasan pun akan disisir. Supaya, kekhidmatan puasa masyarakat tak terganggu dengan hal-hal negatif seperti itu.(gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template