Sekolah Dasar Gunakan Konsep Belajar Menyenangkan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sekolah Dasar Gunakan Konsep Belajar Menyenangkan

Sekolah Dasar Gunakan Konsep Belajar Menyenangkan

Written By Admin Raka on Selasa, 08 Mei 2018 | 13.45.00

TEGALWARU, RAKA - Berhasil dan tidaknya program pendidikan tergantung konsep pendidikan yang dipergunakan. Jika konsepnya bagus maka pendidikan yang dihasilkan pun akan berkualitas.

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Tegakwaru, Mustofa.Spd disinggung perihal kualitas pendidikan di wilayahnya mengatakan untuk jenjang Sekolah  Dasar, meski belum keseluruhan menerapkan namun sebagian besar sudah menerapkan kurikulum 2013 (kurtilas). Kurikulum ini menyajikan konsep-konsep pendidikan yang bagus. Demikian para guru, harus mengacu kepada motoda pembelajaran sesuai konsep yang dipergunakan.

"Konsepnya seperti itu, di SD pun guru harus linier. Sebab, jenjang pendidikan SD itu kan merupakan langkah awal," ujar Mustofa, Senin (7/5). Dia mengatakan motoda tersebut merupakan Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Yakni menggunakan model pembelajaran sesuai agar peserta didik dapat melakukan kegiatan belajar secara efektif dan menyenangkan.

Ia menjelaskan, saat ini yang diprioritaskan pemenuhan tenaga pengajar sesuai dengan bidang keilmuan yang ditempuh ialah jenjang sekolah dasar. Sebab para pengajar yang melakukan pengajaran di jenjang SD, kini masih dilakukan dengan beberapa tenaga yang sama. Sistem pengajarannya pun bersifat borongan. Pemenuhan guru linier di jenjang SD lebih dibutuhkan karena tenaga pendidik di jenjang SMA dan SMK sudah hampir seutuhnya mengajar mata pelajaran yang sesuai dengan bidang ilmu mereka. "Tinggal SD saja yang memang masih belum. Ini nanti akan ditargetkan, SD dulu seluruhnya, baru kemudian SMP," tutur Mustofa.

Koordinator wilayah Kecamatan Tegalwaru melalui Ketua PGRI mengimbau kepala sekolah di wilayah Kecamatan Tegalwaru untuk melaksanakan konsep pendidikan dengan tenaga pengajar yang memahami metoda pembelajaran yang dibutuhkan. "Kurikulum 2013 kan memang mengutamakan itu. Karena kurikulumnya mengedepankan karakter, budi pekerti," tegasnya.

Dirinya pun membeberkan netode pembelajaran menyenangkan sebagai sarana yang dipakai untuk mencapai tujuan pembalajaran. Maka sebagai indikator dalam peningkatan kualitas pendidikan perlu adanya peningkatan dalam pemakaian metode pembelajaran efektif. "Peningkatan metode bukan membuat metode baru, akan tetapi bagaimana caranya penerapannya sesuai dengan materi yang disajikan, sehingga memperoleh hasil yang memuaskan dalam proses belajar mengajar. Pemakaian metode ini bervariasi sesuai materi yang disampaikan sehingga peserta didik tidak akan merasa bosan dan jenuh atau monoton," pungkasnya. (yfn)


Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template