Sawah di Wanasari Mulai Kering - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sawah di Wanasari Mulai Kering

Sawah di Wanasari Mulai Kering

Written By Admin Raka on Jumat, 11 Mei 2018 | 14.30.00

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Kondisi cuaca tidak menentu yang terjadi di Kecamatan Telukjambe Barat membuat petani di wilayah kecamatan itu pesimis hasil panen musim ini akan optimal. Terlebih sejak sepekan terakhir pasokan air ke lahan pesawahan mulai berkurang, sehingga membuat tanah sawah nyaris tidak berair.

Seperti diungkapkan petani Kampung Kereteg, Desa Wanasari, Kecamatan Telukjambe Barat, Rojib (40), Kamis (10/5), seminggu terakhir sama sekali tidak ada pasokan air ke sawahnya. Dia khawatir jika hujan tetap tidak turun pekan ini sawahnya bakal kering. Sementara tanaman padi sedang butuh-butuhnya air. "Kami khawatir intensitas hujan tidak akan tinggi lagi, dan itu akan menyebabkan berkurangnya debit air irigasi ke lahan pertanian," ungkap Rojib.

Ditambahkan Rojib, saat ini, petani-petani di wilayah Kampung Kereteg sedang galau karena kurangnya pasokan air ke sawah. Jika melihat kondisi seperti itu, terang Rojib, petani ragu hasil panennya bakal memuaskan. "Hampir dua pekan terakhir, cuaca tidak menentu, ada hujan dan panas, terlebih sudah tiga hari, cuacanya panas menyengat. Dan itu menyebabkan debit air di irigasi mengalami penyusutan sehingga berimbas langsung terhadap pasokan air ke sawah," tegas Rojib.
Dituturkan Rojib, sekarang saja di wilayah Kampung Kereteg sudah banyak sawah yang mengalami gejala kekeringan. Malah sudah ada yang retak-retak tidak mendapatkan pasokan air. "Kalau memandang sawah di seberang jalan yang dekat Sungai Cibeet, kami jadi sedih. Tanaman padi disana subur dan hijau sedang padi kami terancam kering," ucap Rojib.

Hal senada diungkapkan Nadi (33) juga petani Kampung Kereteg, untuk menyiasati kurangnya pasokan air dia menggunakan mesin pompa air. Namun sayang saluran sungai Cigelam yang ada kering juga, padahal merupakan anak sungai Cibeet. "Kita sudah perhitungkan, paling menggunakan selang plastik, mengambilnya dari sungai Cibeet, kalau memang perlu sekali air untuk mengaliri sawah, karena hal itu yang paling bisa di tanggulangi saat ini daripada panen kita gagal," jelasnya. (yfn) 
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template