Satpol PP Stop Proyek Galian - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Satpol PP Stop Proyek Galian

Satpol PP Stop Proyek Galian

Written By Admin Raka on Jumat, 25 Mei 2018 | 14.00.00

Diduga Tidak Kantongi Izin

PURWASARI, RAKA - Sejumlah petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Purwasari mengontrog lokasi galian tanah di Dusun Kampung Dukuh RT02/05, Desa Sukasari, Kecamatan Purwasari. Pasalnya lokasi tanah di sepanjang jalan rumah warga yang digali oleh beko itu diduga belum memiliki izin.

Satpol PP Kecamatan Purwasari, Darim mengatakan, dirinya terpaksa harus mendatangi lokasi pengerjaan galian tanah yang dilakukan oleh alat berat itu. Selain menggangu pengguna jalan, alat berat yang diperuntukan menggali tanah juga diduga tidak memiliki izin. "Saya baru dapat laporan dari warga adanya penggalian tanah oleh beko, makanya saya langsung cek ke lokasi," ucap Dari, di lokasi galian, Kamis (24/5).

Selain itu, pelaksanaan penggalian tanah tersebut juga tidak memiliki papan nama pengerjaan proyek. Maka terpaksa sejumlah pekerja diminta untuk menghentikan pekerjaanya terlebih dahulu. "Tidak ada kordinasi apapun ke pihak kecamatan juga, mereka pekerja bilangnya pekerjaan desa," ucapnya.
Menurutnya, jika memang penggalian tanah tersebut merupakan pengerjaan desa sudah seharusnya pemerintahan desa lebih mengetahui aturan dalam setiap pengerjaan yang menggunakan anggaran negara. Dengan ketidak terbukaan proyek tersebut, membuat sejumlah masyarakat bertanya-tanya. Sementara saat terjadi hal yang tidak diinginkan, pemerintah setempatlah yang bakal kena getahnya. "Tidak ada papan nama pengerjaan juga, wajar kalau masyarakat tidak tahu dan langsung lapor," terangnya.

Jika memang merupakan pengerjaan desa dirinya menegaskan, agar pemerintahan desa bisa mematuhi aturan dengan sebaik mungkin. Jangan sampai pekerjaan yang maksudnya bagus namun menimbulkan konflik antar warga akibat tidak transparan. "Kalau sampai besok pengerjaan ini masih tidak jelas terpaksa kita berhentikan secara paksa untuk ditertibkan," jelasnya.

Salah satu pekerja penggalian, Dede, mengaku tidak mengetahui asal usul dari penggalian yang dilakukannya saat ini. Sebab, dirinya hanya sebagai pekerjaan saja. "Saya juga tidak tahu program apa, soalnya saya cuman pekerja, mungkin lebih jelasnya bisa ke desa, tanah yang akan digali sepanjang 132 meter ini juga pelaksanaanya baru 1 hari," akunya.

Hartasim, salah satu warga setempat mengaku tidak tahu juga dengan adanya proyek galian tersebut. Sejak pagi saat akan keluar rumah sudah ada sejumlah mobil besar di depan rumahnya. "Saya juga nggak tahu, tiba-tiba ada galian aja sama mobil beko, denger-denger sih mau dibangunkan drainase," ucapnya.

Sementara Kepala Desa Sukasari, Daroji belum bisa memberikan keterangan, bahkan saat didatangi di kediamannya, istri kepala desa hanya mengatakan suaminya tengah tertidur. (yna)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template