Rekomendasi Bupati Tutup Atlasindo - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Rekomendasi Bupati Tutup Atlasindo

Rekomendasi Bupati Tutup Atlasindo

Written By Admin Raka on Jumat, 11 Mei 2018 | 16.00.00

KARAWANG, RAKA - Demontrasi Koalisi Melawan Tambang (KMT) ke kantor bupati akhirnya membuahkan hasil. Bahkan bupati sendiri dengan tegas menyatakan dukungannya untuk menutup areal pertambangan batu di Gunung Sirnalanggeng, Desa Cintalanggeng, Kecamatan Tegalwaru yang selama ini dilakukan PT Atlasindo. 

Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana menyampaikan, jika pemerintah daerah Karawang, sebelum datangnya para demonstrann ke kantor. Terlebih dahulu sudah mendengar dengan akan adanya aksi masalah pertambangan di wilayah Desa Cintalanggeng Kecamatan tegalwaru.

"Kami sudah mendengar teman-teman semua akan beraksi. Pemerintah daerah khususnya saya sudah hadir disini karena saya juga medukung aksi teman-teman untuk menutup pertambangan," tandas Bupati Cellica Nurrachadiana, saat berlangsung demo di depan kantornya, Rabu (9/5) kemarin.
Ditegaskan bupati pemerintah daerah siap memberikan solusi terhadap aksi masa yang telah memberikan aspirasinya kepada pemerintah. Han hal tersebut, menurut bupati merupakan satu hal yang perlu dilakukan untuk menjaga kota Karawang. "Kami tidak akan perpanjang izin tambangnya, dan kami tidak akan berikan izin amdal itu lagi, karena itu bukan di era saya. Dan saya akan berikan rekomendasi kepada bapak gubernur untuk penutupan PT Atlasindo segera," paparnya.

Sementara itu, Yuda Febrian Silitonga, orator demo menyampaikan pertambangan batu di Gunung Sirnalanggeng saat ini semakin memperihatinkan. Pegunungan yang dulu hijau kini seperti telanjang. Bentuk yang dulunya kerucut kini tidak lagi terlihat. Bahkan gunung setinggi 334 mdpl itu saat ini nampak hilang setengahnya akibat aktifitas tambangan yang dilakukan atlasindo.

"Penambangan telah merubah bentuk dan ekosistem Gunung Sirnalanggeng. Berdasarkan penelitian kami, mata air di gunung itu telah hilang karena telah habis ditambang. Dampaknya, Sungai Cicaban dan Sungai Cipagadungan menjadi kering saat kemarau. Padahal harusnya ke dua gunung tersebut bisa menjadi pemasok air bersih bagi masyarakat sehingga menjadi kawasan resapan air bagi daerah sekitar," paparnya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template