Ramadan Momentum Berhenti Merokok - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ramadan Momentum Berhenti Merokok

Ramadan Momentum Berhenti Merokok

Written By Admin Raka on Rabu, 23 Mei 2018 | 13.00.00

PURWAKARTA, RAKA - Unit Pembantu Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Purwakarta Sosialisasikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), khususnya tentang pola hidup menjauhi asap rokok. Ramadan, dinilai bisa menjadi momentum untuk berhenti merokok.

Tati Rosmawati, Bagian Promosi Kesehatan Puskesmas Purwakarta mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan untuk mengurangi kecanduan rokok serta membebaskannya dari pengaruh asap rokok. "Untuk bulan Ramadan ini sepertinya tidak berat, karena yang merokok pun ketika puasa akan berhenti dahulu, nah moment ini bisa dijadikan dorongan seseoranh untuk berhenti merokok," terang dia, kepada wartawan.

Selanjutnya ia mengatakan, untuk program gerakan masyarakat bersih sehat (Germas), bisa sangat ditingkatkan di bulan Ramadan ini. "Gerakan masyarakat hidup bersih sehat (Germas) yaitu ngasih tahu makanan sehat, diadakan olah raga tiap sekolah, cara mencuci tangan, dan penyuluhan bahaya rokok," paparnya.

Germas sendiri, tambah ia, ada 5 tahapan, aktivitas fisik, makan buah dan sayur, hindari rokok dan narkotika atau zat adiktif lainnya, kesehatan lingkungan, cek kesehatan secara berkala. Selanjutnya ia mengatakan, promosi kesehatan ada pemeriksaan kadar Co (karbon monoksida) untuk tahu tingkat ketergantungan pada rokok.

"Di Puskesmas Purwakarta ada klinik rehabilitasi pecandu rokok, dan dengan pola makan di bulam Ramadan sangat membantu bagi orang yang punya keinginan kuat untuk berhenti merokok," jelasnya.

Ia juga mengatakan, untuk yang ingin berhenti merokok bisa datang langsung ke Puskesmas untuk diberi arahan. "Dikasih informasi bahaya merokok, kunjungan juga beberapa kali, itu juga harus dengan keinginan kuat anak yang ingin berhenti merokok. Kalau di bulan puasa mah enak, pola makan dan merokoknya bisa terbantu untuk cepat berhenti merokok," jelasnya.

Ia juga berharap, masyarakat di wilayah kerjanya,  tidak bebas dari rokok sehingga derajat kesehatan masyarakat bisa lebih baik. "Rokok kan menjadi zat adiktif yang sudah dianggap biasa, karena lingkungan. Makanya cara menguranginya agak susah, tapi kalau punya keinginan kuat bisa merubah pola merokok seseorang apalagi sekarang kan bulan Ramadan," pungkasnya. (ris)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template