Ramadan, Jadwal Ngaji di Pondok Al Banin Lebih Ketat - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ramadan, Jadwal Ngaji di Pondok Al Banin Lebih Ketat

Ramadan, Jadwal Ngaji di Pondok Al Banin Lebih Ketat

Written By Admin Raka on Minggu, 27 Mei 2018 | 12.30.00

Santri Senior Dikirim ke Luar Kota

RAWAMERTA, RAKA -Tak ada batas waktu untuk mengaji atau belajar, meski usia sudah terbilang lanjut. Apalagi di bulan Ramadan yang dinilai mempunyai banyak keberkahan. Namun agar pembelajaran bisa tersampaikan dengan baik, kurikulum santri disesuaikan dengan usia mereka.


Seperti santri Pondok Al-Banin, santri yang pada umumnya sambil sekolah di Madrasah Tsanawiyah (MTs) ini diberikan pembelajaran ilmu alat paling dasar, yakni Awamil untuk tahap pertama atau kelas satu MTs, dilanjutkan dengan kitab-kitab lainnya seperti Jurumiya, Imriti, Yaqulu hingga yang paling tinggi untuk kelas Aliyah yakni seribu bait Kitab Alpiyah.  "Kita berikan pengajaran sesuai dengan tahap belajar dan usianya, dari mulai yang paling dasar hingga tahap berikutnya," ujarnya kepada Radar Karawang, kemarin.

Menurutnya hal tersebut khusus santri yang sambil sekolah. Lain halnya dengan pesantren salaf, mereka difokuskan untuk terus mengaji dan menggali kitab-kitab kuning. Meski tetap ada kesamaan kurikulum dengan pesantren modern, namun fokus mengaji kitab kuning santri salaf lebih diperdalam. Bahkan, tak hanya mengaji di kobong, nama lain dari pondok. Dalam setiap tahun, santri salaf ini diberangkatkan ke berbagai wilayah, hingga ke luar kota seperti Kabupaten Subang. "Khusus yang ngaji salaf lebih dari 5 tahun, kita kirim untuk PKL ke tiap-tiap daerah sebagai bentuk pengajaran di lapangan. Biasa izin formal ke desa atau ke kecamatan di tempat mereka PKL," katanya.

Ia melanjutkan, jika pada umumnya jadwal ngaji dipindahkan dari bakda maghrib ke ashar karena diselang tarawih di bulan Ramadan, Pondok Pesantren Nihayatul Amal (PNA) memadatkan jadwal mengajinya.

Dikatakan salah satu santri pelajar Aliyah Nihayatul Amal Al Banin, Diki, di bulan Ramadan ini jadwal mengajinya ditambah. Selepas tarawih, santri digiring ke maktab untuk terus memperdalam kajian kitabnya. "Kita ngaji pada waktu subuh, ashar menjelang maghrib, dan bakda maghrib. Sekarang ditambah dengan ngaji selepas tarawih. Belum lagi, ditambah dengan ngaji pasaran santri pelajar siang dan malam," ucapnya. (rok)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template