Puskesmas Bingung Buang Limbah Medis - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Puskesmas Bingung Buang Limbah Medis

Puskesmas Bingung Buang Limbah Medis

Written By Admin Raka on Selasa, 22 Mei 2018 | 13.30.00

PANGKALAN, RAKA - Pengelola limbah medis Puskesmas Pangkalan sampai kemarin belum mengangkut sampah medis puskesmas tersebut hingga menumpuk di penampungan limbah. Sejak terakhir diangkut hingga sekarang terhitung lima bulan sudah limbah yang masuk kategori berbahaya itu belum dibersihkan pihak ketiga sebagai pengelola. 

Kepala Unit Pelayanan Teknis Puskesmas Pangkalan Hj. Wiwin Widianingsih mengatakan itu kepada Radar Karawang, Senin (21/5) siang. "Sampah sudah menumpuk sejak Januari 2018 hingga kini Mei 2018 belum diangkut dan itu berarti selama 5 bulan sampah berbahaya ini menumpuk dipenampungan," terang Wiwin.

Dikatakan Wiwin, sebelumnya kerjasama yang dilakukan pihak puskesmas dengan pihak ketiga sebagai pengelola limbah medis memang berdasarkan keputusan Dinas Kesehatan, bahwa persoalan limbah B3 diserahkan kepada pihak ketiga. Sayangnya, rekanan yang diajak kerjasama sepertinya kurang bertanggungjawab. "Puskesmas sudah kerjasama dengan pihak ke tiga yaitu PT Tenang Jaya, dan kewenangan persoalan limbah sudah diberikan pada masing-masing Puskesmas, akan tetapi hingga kini limbah belum diambil sehingga menumpuk di penampungan limbah medis yang telah kita sediakan," terang Wiwin.

Malah, lanjut Wiwin, sekarang menjadi kekhawatiran pihak puskesmas jika sampah-sampah berbahaya itu tidak segera diangkut akan menimbulkan persoalan baru. "yang kami khawatirkan limbah medis seperti kassa dan kapas bekas pengobatan seperti di ruang Poned. Itukan kategori sampah basah, kami jadi kebingungan akan dibuang dimana, sedangkan dibakar tidak boleh karena sudah ada ketentuannya," terang Wiwin.

Memang akui Wiwin, limbah B3 milik Puskesmas selama ini dikumpulan pada tempat yang aman dari jangkauan anak-anak, dan disimpan dalam tempat yang dibangun khusus oleh pihak Puskesmas. Cuma yang jadi persoalan limbah itu kini kapasitasnya hampir overload, makanya harus segera diangkut. "Apalagi kemarin, ketika ada kegiatan pemberian imunisasi difteri, yang diberikan pada masyarakat, limbah bekas obat lumayan banyaknya. Bahkan kami tidak berani membuang di sembarangan tempat, seperti di lokasi imunisasi, karena khawatir diprotes pihak yang menyelenggarakan program imunisasi," ucapnya. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template