PPDB Curang, Sekolah Swasta Bisa Bangkrut - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » PPDB Curang, Sekolah Swasta Bisa Bangkrut

PPDB Curang, Sekolah Swasta Bisa Bangkrut

Written By Admin Raka on Senin, 21 Mei 2018 | 15.00.00

CIAMPEL, RAKA - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tidak lama lagi dimulai. Namun setiap tahun selalu saja ada persoalan berkaitan dengan PPDB online, diantaranya menerima siswa di luar aturan yang sudah ditetapkan. Persoalan tersebut membuat sekolah ada yang dirugikan dan ada yang diuntungkan.

Seperti yang disampaikan oleh Kepala SMK Tarbiyatul Ulum Ciampel, Asep, bahwa setiap penerimaan siswa baru seharusnya pihak sekolah bisa membatasi penerimaan siswa yang berasal dari luar wilayah. Seperti yang sudah diterapkan dalam aturan PPDB sendiri bahwa mereka yang bisa melanjutkan pendidikannya di luar wilayah bisa melalui jalur prestasi. "Banyak lulusan SMP Ciampel yang melanjutkan pendidikannya keluar wilayah Ciampel, hal itu tak lain karena masih banyak sekolah lain yang membuka penerimaan siswa tanpa sesuai dengan aturan," ucapnya.

Bayangkan saja kata dia, jika seluruh siswa ingin melanjutkan pendidikannya di luar hanya karena ingin mendapatkan bersekolah di sekolah yang memiliki fasilitas lengkap. Maka sekolah-sekolah swasta terancam gulung tikar. Karena pembangunan sarana dan prasarana sekolah swasta lebih banyak dibangun secara mandiri. "Sarana dan prasarana sekolah juga bisa jadi salah satu penunjang siswa untuk melanjutkan pendidikannya," ungkapnya.

Namun salah juga kata dia, jika pihak sekolah terus menerima siswa yang berasal dari luar wilayah kecamatanya sendiri jika tanpa ada batasan. Karena selain jarak yang sudah ditentukan kerugian sekolah yang ada di wilayah itu sendiri akan padat. "Di Ciampel saja masih banyak siswa yang sekolah di luar Ciampel, ada yang ke Klari ada juga yang ke kota, jadi sekolah yang di Ciampel sendiri sepi," jelasnya.

Kondisi tersebut bukan terjadi untuk pertamakalinya, namun sudah menjadi kebiasaan setiap tahunnya di musim penerimaan peserta didik baru. Tak hanya itu, jika dalam satu sekolah sendiri menerima calon siswa yang berasal dari luar daerah dengan melebihi batasan yang sudah ditentukan, ini artinya pihak sekolah menerima siswa melawan aturan. "Jika seseorang sudah melanggar aturan pasti ada kepentingan, rawan siswa titipan," terangnya.

Dia berharap, baik pemerintah maupun pihak sekolah bisa melaksanakan penerimaan peserta didik baru secara sehat dan tanpa harus melawan aturan maupun memanfaatkan jabatan. "Semoga penerimaan peserta didik baru nanti bisa berjalan dengan lancar," harapnya.

Hal serupa juga disampaikan Kepala SMPN 1 Ciampel, Dedi Mulyadi,S.Pd, menuturkan bahwa untuk aturan PPDB kali ini pihak sekolah tidak boleh sembarang meneriman siswa yang berasal dari luar zona wilayahnya. Sebab, akan ada banyak pihak sekolah yang dirugikan. "Sekarang beda sama kayak dulu, walaupun Ciampel dekat dengan perbatasan Purwakarta, tapi sekarang sudah tidak bisa menerima siswa dari luar daerah selain jalur prestasi," terangnya. (yna)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template