Perempatan Perumnas Telukjambe Berbahaya - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Perempatan Perumnas Telukjambe Berbahaya

Perempatan Perumnas Telukjambe Berbahaya

Written By Admin Raka on Kamis, 17 Mei 2018 | 13.30.00

TELUKJAMBE TIMUR, RAKA - Sepanjang jalan Perempatan Perumnas Telukjambe Permai ke arah RSUD hingga Gapura Selamat Datang yang merupakan gerbang masuk Karawang di Jalan Interchange Karawang Barat, Telukjambe Timur, minim penerang jalan umum (PJU). Padahal jalur tersebut ramai dilalui kendaraan dan merupakan jalur penting lalulintas Karawang.

Selain minimnya PJU, perempatan itu pun, tidak ada lampu merahnya sehingga rawan terjadi kecelakaan. Seperti diungkapkan Ucok (25) mitra petugas pengatur lalulintas di Perempatan Perumnas Telukjambe Permai. Dia mengaku membantu petugas hingga pukul 21.00 Wib. Pada jam-jam itu jalan jadi terlihat berbahaya karena kondisinya yang gelap. "Perempatan itu, belum sempurna sekali, karena jalan utama Karawang Barat, masih tengah dilakukan perbaikan," terang Ucok.
Kondisi itu jadi makin berbahaya dengan belum adanya rambu-rambu pengatur lalulintas seperti marka jalan dan lampu merah. "Kalau ada lampu merah atau marka jalannya mungkin keadaannya tidak terlalu berbahaya," ungkapnya.

Sementara,  Yus Widiantara (33) sopir minibus dari arah Perum Karaba, Desa Wadas, Telukjambe Timur, ketika memarkir kendaraannya di mini market, tak jauh dari lokasi membenarkan bahwa perempatan itu harus sudah harus ada lampu pengatur lalulintas. Bahkan menurut dia, jalan yang sebagian sudah dilebarkan di jalur Interchange Karawang Barat, minim sekali PJU, sehingga pengguna jalan selalu waswas jika melintasi jalur tersebut. "Ngeri, kalau malam, banyak pengguna jalan yang merasa khawatir, apalagi pembatas-pembatas jalan yang dekat bahu jalan terbuat dari tembok," ucapnya.

Bahkan, tambah Yus, dia sempat menyaksikan kendaraan didepannya  menyerempet pembatas beton jalan itu. "Dia mungkin tidak tahu bahwa bahu jalannya di kerok jadi lebih rendah dari jalan utama, jadi kalau kendaraan kan, ngegajlug juga ketika melintas," tandasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Arief Bijaksana Maryogo ketika dikonfirmasi sempat mengatakan kondisi penunjang marka jalan memang diakui belum semua bisa terpasang dengan baik. Bahkan dirinya pun mengatakan akan memasukkan kebutuhan penunjang ketersediaan marka jalan pada anggaran belanja tambahan Kabupaten Karawang di bulan selanjutnya.  "Mudah-mudahan, pengajuan anggaran untuk pemenuhan pemasangan marka jalan bisa di masukan dalam anggaran belanja tambahan tahun 2018 di bulan November nanti. Saya pun berharap agar masyarakat sabar karena secepatnya akan kami kerjakan kebutuhan penunjang marka dan keselamatan berkendara," ucapnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template