Penyaluran BPNT Ditunda - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Penyaluran BPNT Ditunda

Penyaluran BPNT Ditunda

Written By Admin Raka on Selasa, 22 Mei 2018 | 17.30.00

KARAWANG, RAKA - Pemerintah Kabupaten Karawang terpaksa menahan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) akibat ketidaksesuaian data base dan data penerima manfaat BPNT. Kebijakan itu ditempuh agar tidak terjadi gejolak di masyarakat yang dikhawatirkan berbuntut terhadap protes masyarakat. 

Kepala Dinas Sosial Setya Dharma menyampaikan itu kepada Radar Karawang, senin (21/5). Menurut Setya dari total jumlah penerima manfaat BPNT masih ada ribuan penerima manfaat yang belum terdata. Karenanya, sambil menunggu proses penyaluran kekurangan data itu terlebih dahulu akan disesuaikan. "Ada 4.700 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di program BPNT yang masih kurang, sehingga tidak bisa dibuatkan rekening," ucap Setya.

Setya tidak menyebutkan jumlah total Keluarga Penerima Manfaat yang dikeluarkan Kementerian Sosial, namun dia menilai jumlah yang dikeluarkan kementerian masih belum sesuai data KPM di Karawang. "Itu terjadi akibat tidak adanya data yang lengkap kepada Kementerian Sosial sehingga jumlah bantuan yang disalurkan pun tidak sesuai data fisiknya," ujar Setya.

Dikatakan Setya, dari total 4.700 itu tersebar merata di 30 kecamatan. Karenanya, terang Setya, Dinas Sosial sudah menginformasikan kepada para camat untuk melakukan tindakan agar melengkapi data KPM masing-masing. "Pak Sekda tidak mau mencairkan BPNT itu karena jumlahnya cukup besar yakni mencapai 4.700 KPM," jelas Setya.

Kendati demikian Setya mengatakan saat ini pemerintah kabupaten masih terus berusaha untuk melakukan pembenahan. Sehingga nantinya pembuatan rekening KPM sesuai dengan data ril yang dimiliki. "Saat ini terus dilakukan pembenahan untuk dilakukannya pembuatan rekening karena itu tidak bisa dilakukan dengan asal," paparnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang Teddy Rusfendi Sutisna menyampaikan, pihaknya membenarkan dengan adanya program BPNT itu sengaja tidak dicairkan kepada masyarakat, akibat pihaknya mengkhawatirkan terjadinya gejolak. "Kita sudah konfirmasi dengan kementerian sosial dan kita tekornya banyak. Makanya kemarin sempat ditahan jangan dulu disalurkan karena akan menimbulkan gejolak, lantaran data base dan data yang disalurkan berbeda," ucapnya.

Namun Teddy berjanji dengan adanya kekurangan data itu akan kembali dilakukan pengecekan. Sehingga masyarakat bisa memahami situasi yang memang sebetulnya tidak disangka akan seperti itu. "Target kita secepatnya dilakukan perbaikan. Insya Allah semuanya akan klop dari 4000 lebih KPM kedepannya," paparnya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template