Minim Rambu Penyebab Kemacetan Kopel - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Minim Rambu Penyebab Kemacetan Kopel

Minim Rambu Penyebab Kemacetan Kopel

Written By Admin Raka on Kamis, 31 Mei 2018 | 16.30.00

KLARI, RAKA - Pemerintah nampaknya harus lebih nyata dalam meluncurkan program. Di Kabupaten Karawang masih banyak fasilitas umum seperti rambu lalu lintas dan penerangan jalan umum (PJU) tidak memadai. Akibatnya, kemacetan banyak terjadi disetiap perlintasan dan potensi kecelakaanpun makin tinggi.

Salah satu jalan yang mengalami kemacetan adalah pertigaan Kopel arah bendungan Walahar, bahkan memasuki bulan Ramadan kemacetan semakin parah karena banyak warga yang menunggu beduk magrib di jalanan.

Hartasim (34), salah satu tukang ojek yang mangkal di sekitar lokasi menyampaikan, kemacetan yang terjadi di jalan tersebut tidak lain karena banyaknya karyawan di Karawang yang keluar kerja. Maka tak heran jika setiap hari pemandangan yang dilihat hanyalah kemacetan dan kerumunan para pengendaran. Apalagi kata dia, memasuki bulan puasa banyak warga yang ngabuburit. "Kalau sore udah pasti macet, memang harus ada solusi," ucapnya.

Disamping itu kata dia, buruknya fasilitas jalan untuk mengurangi angka kemacetan sangat rendah, terlihat sampai di sekitar jalan tidak ada lampu rambu lalu lintas yang terpajang. Padahal jika di sepanjang jalan pertigaan diterapkan rambu lalu lintas itu bisa mengrangi angka kemacetan yang disebabkan buruknya penertiban jalan di sekitar. "Lihat aja kalau nyeberang jalan juga seenaknya aja, kalau ada rambu lalu lintas kan bisa tertib ada saatnya dimana pengendara bisa lewat, tidak seperti sekarang ini, rebutan untuk lebih dulu melintas nggak ada yang mau mengalah," tuturnya.

Hal serupa disampaikan Diding, salah satu teman satu profesinya itu menuturkan, jika kecelakaan lalu lintas yang terjadi tidak menutup kemungkinan bisa saja terjadi. Kondisi tersebut dibiarkan begitu saja. Karena kesadaran masyarakat atau pengendara saja masih minim. Maka tak heran jika angka kecelakaan bisa terus meningkat dan terjadi setiap harinya. "Kecelakaan karena tidak mau bersabar sering banget," jelasnya.

Dia meminta kepada pemerintah khususnya bagi penangan jalan untuk lebih serius lagi memperhatikan kondisi jalan yang ada di Karawang. Karena banyak jalan di Karawang yang terjadi kemacetan. Bahkan kata dia, mudahnya bangunan liar yang berdiri bisa menjadi salah satu penyebab kemacetan yang kerap terjadi. "Selain disini pasar Kosambi juga sering macet, bahkan lebih parah lagi soalnya ada pasar dan bangunan yang dibangun dimana saja," ungkapnya.

Sementara salah satu pengedaran sepeda motor Asep Sopian, yang merupakan salah satu Mahasiswa Budi Pertiwi Jurusan Ekonomi Pembangunan menambahkan, kemacetan di sepanjang jalan Kabupaten Karawang tidak akan pernah ada habisnya jika infrastruktur jalan atau fasilitas jalan tidak diimbangi dengan pertumbuhan kendaraan yang di konsumsi masyarakat. Seharusnya ada penindakan yang bisa mengatur hal tersebut jangan sampai terus bertambahnya jumlah kendaraan tidak dibarengi dengan jumlah fasilitas jalan. "Sampai kapan pun tidak akan ada habisnya kalau jumlah kendaraan meningkat tidak diimbangi dengan infrastruk jalan, macet terus lah," ujarnya. (yna)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template