Mau Ujian, Anak SD Terjaring Razia - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Mau Ujian, Anak SD Terjaring Razia

Mau Ujian, Anak SD Terjaring Razia

Written By Admin Raka on Sabtu, 05 Mei 2018 | 16.30.00

KARAWANG, RAKA - Operasi patuh lodaya 2018 berlangsung selama tiga hari di Jalan Ahmad Yani. Kegiatan yang dikomandoi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) ini berbarengan dengan operasi Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU).
"Pelanggaran lalulintas masih tetap didominasi pengendara dibawah umur. Pelanggarannya variatif, dari yang tidak mengenakan helm hingga tidak memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM)," ujar Kanit Pengaturan Penjagaan Pengawalan dan Patroli (Turjawali) Polres Karawang Ipda Anwarudin, Jumat (4/5) disela-sela operasi di depan GOR Panatayuda.
Operasi Patuh Lodaya ini, terang Anwarudin diarahkan agar bisa lebih menyadarkan masyarakat mamatuhi aturan lalulintas. "Pihak kepolisian sudah melakukan upaya penyadaran secara maksimal. Bahkan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan melibatkan guru serta pelajar agar tidak boleh lagi membawa motor ke sekolah," ujarnya.
Karena lanjut Anwarudin, pelanggaran yang sering terjadi itu pelakuknya anak-anak yang belum bisa mendapatkan izin untuk mengendarai sepedah motor. "Secara aturan sudah jelas jika yang memiliki SIM itu minimal usia 17 tahun untuk bisa mendapatkan SIM. Karena aturannya harus memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk menjadi syarat permohonan pemuatan SIM," paparnya.
Masih dikatakan Anwarudin, mengenai masih banyaknya pengguna kendaraan bermotor yang dilakukan anak-anak sekolah, jarak jangan dijadikan alasan untuk bisa tertib terhadap aturan yang berlaku, sehingga keselamatanlah yang harus diutamakan. "Personil kita juga terbatas, makanya baik kepala sekolah maupun orangtua harus mengingatkan kembali anak-anaknya untuk tidak lagi mengendarai dan membawa motor kesekolah," ujarnya, dan menghimbau akan lebih bijak jika orang tua langsung mengantar anak-anaknya ke sekolah.
Sementara itu, Junaedi Abdillah (17) siswa yang mengaku kebingungan mencari sekolah tempat dia ujian, bernasib siap terjaring operasi. "Saya mau ujian, pelaksanaannya sesudah Jumatan, helm ada tapi lupa dipakai. Saya juga lagi nyari sekolahnya belum tahu. Saya dari Tempuran," ujarnya seraya menambahkan jika dirinya mengikuti ujian paketan. (apk)

Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template