Masalah Gang Artis Belum Tuntas - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Masalah Gang Artis Belum Tuntas

Masalah Gang Artis Belum Tuntas

Written By Admin Raka on Kamis, 31 Mei 2018 | 16.00.00

Hearing dengan Dewan Belum Ada Solusi

KLARI, RAKA - Penolakan warga Kosambi, Desa Duren soal penutupan gang artis akhirnya dibahas di meja parlemen. Namun sangat disayangkan, pembahasan tersebut belum bisa memuaskan warga karena yang hadir dari pihak PT KAI bukan penentu kebijakan langsung.

Kasi Trantib Desa Duren, Arief Maulana menyampaikan, wajar saja jika banyak masyarakat yang menolak penutupan perlintasan kereta api di gank artis. Karena memang sudah puluhan tahun warga sudah menggunakan jalan alternatif tersebut untuk aktivitas sehari-hari. "Padahal banyak warga yang dirugikan atas penutupan itu," katanya.

salah satu tokoh pemuda Regi Juniar menilai, pentuupan jalan di perlintasan kereta api yang kerap dimanfaatkan warga untuk melakukan aktivitasnya sehari-hari bukan salah satu solusi untuk mengurangi kemacetan. Bagi dia masih banyak cara yang dilakukan tanpa harus menutup akses warga. "Jangan main tutup aja, kasihan warga yang melintas, ada anak sekolah, pedagang warga dan yang lainnya juga lewat jalan itu," ucapnya.

Menurut Regi pemerintah harusnya menyiapkan alternatif lain sebelum penutupan dilakukan. "Kalau ditutup jelas salah, kalau mau infrastruktur jalan harus ditambah, percuma juga kalau kendaraan bertambah sedangkan jalan gitu-gitu aja," tegasnya.

Diktehaui sendiri, sampai saat ini belum ada penamabahan akses jalan bagi masyarakat di Kosambi, kabar akan dibangunkannya jembatan atau underpass untuk para pengendara hanya sebatas wacana saja. Maka tak heran jika sampai saat ini kondisi lalu lintas di sepanjang jalan Kosambi yang merupakan jalan utama bagi masyarakat selalu mengalami kemacetan. "Kami selaku warga jelas menolak, jika memang mau ditutup silahkan beri kami solusi minimal bangunkan underpass atau jembatan yang bisa kami gunakan," jelasnya.

Ketua Komisi C DPRD Karawang Elievia Khrissiana yang menerima hearing menyampaikan, proses hearing memang berjalan alot, meskipun dihadiri oleh pihak kepolisian, Kepala Desa Duren bersama warga, perwakilan PT KAI dan Komisi C DPRD Karawang. "Kami sebagai anggota dewan sifatnya menerima aduan dari masyarakat dan akan melanjutkan persoalan ini ke Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan," akunya.

Karena, tambah Elievia, dalam hearing warga memang merasa tidak puas karena belum ada solusi atas penolakan penutupan gang artis tersebut. Meski sempat disampaikan beberapa opsi namun tetap belum bisa menjadi solusi. "Akses jalannya kecil, kalau mau digarap sama PUPR nggak masuk kriteria," ujarnya.

Apalagi, tambah Elievia, alasan yang disampaikan oleh pihak PT KAI adalah berkaitan dengan program kementerian yang akan menutup seluruh akses perlintasan kereta api yang tidak resmi. "Di Karawang jumlahnya ada 22, katanya (pihak PT KAI) akan ditutup semua, karena PT KAI akan menambah laju kecepatan kereta," ujarnya. (yna/zie)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template