Mana Janjimu? Jalan Kutajaya Masih Jelek - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Mana Janjimu? Jalan Kutajaya Masih Jelek

Mana Janjimu? Jalan Kutajaya Masih Jelek

Written By Admin Raka on Sabtu, 05 Mei 2018 | 17.00.00

KUTAWALUYA, RAKA- Jalan poros Desa Kutajaya, Kecamatan Kutawaluya, yang menjadi jalan penghubung warga Dusun Pulokaim, Desa Kutagandok banyak dikeluhkan masyarakat, sudah sejak lama jalan sepanjang 1,4 kilometer tersebut tak pernah mendapat perbaikan. Akibatnya, harga padi merosot drastis. Tidak hanya itu, anak seklolah yang berada di Dusun Pulokaim menjadi korban ketika datang musim hujan. Mereka terpaksa meliburkan diri dan memilih berdiam diri di rumah, karena jalan sudah tidak bisa dilewati.
Menurut salah saorang warga sekitar, Anwar Hidayat (28), disaat panen padi seperti sekarang ini, banyak petani yang dirugikan akibat hancurnya jalan tersebut. Dapat dipastikan harga padi yang berada di jalan hancur tersebut mengalami penurunan harga. Lain halnya dengan harga padi yang berada di jalan mulus, padahal jaraknya tidak begitu jauh, kurang lebih 150 meter. "Kalau ngitung jarak, panen di sini sama yang di jalan bagus paling 150 meteran, tapi harga bisa berbeda hingga Rp 200-500 perkilogram," katanya, kepada Radar Karawang, Jumat (4/5) kemarin.
Dulu, lanjut dia, jalan ini sudah pernah dijanjikan akan dibangun oleh Dede Yusuf, yang saat itu menjabat Wakil Gubernur Jawa Barat, namun hingga saat ini sudah berganti periode masih tetap saja tak berubah. "Yang paling anyar di awal tahun kemarin, Wakil Bupati Karawang juga pernah menjanjikan akan membangunkan jalan tersebut dengan biaya Rp 1 miliar lebih. Kedua pejabat tersebut bahkan sudah turun langsung dan meninjau keadaan jalan sekitar. Namun keduanya belum bisa merealisasikan janjinya," paparnya.
Jalan tersebut memang bukan kewenangan Desa Kutagandok, melainkan jalan poros Desa Kutajaya. Namun menjadi akses jalan warga Desa Kutagandok, karena warga Dusun pulokaim yang berjumlah 190 KK dan kurang lebih 520 warga usik menggunakan jalan tersebut sebagai jalan utama untuk beraktifitas. Dirinya berharap kepada pemerintah, agar keluhan masyarakat ini ditanggapi dan direalisasikan, karena hingga saat ini sudah dua pejabat yang berjanji akan membangunkan jalan tersebut, namun keduanya meleset. Terlebih, selain 2 kerugian utama tadi, pasalnya roda perekonomian warga Dusun Pulokaim pun ikut tersendat. (rok)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template