Kucuran Modal BUMD Dipangkas - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kucuran Modal BUMD Dipangkas

Kucuran Modal BUMD Dipangkas

Written By Admin Raka on Rabu, 23 Mei 2018 | 12.45.00

KARAWANG, RAKA - Pembahasan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang penyertaan modal Badan Usaha Milik Desa (BUMD), mulai ancang-ancang direalisasikan tahun ini. Pasalnya, uang yang sudah terparkir dalam APBD masih belum memiliki payung hukum.

Anggota Komisi B DPRD Karawang Mulya Syafari mengatakan, penyertaan modal BUMD yang lama, diakuinya sudah tidak berlaku lagi. Sebab ada poin yang menyatakan bahwa modal yang disertakan untuk PDAM, LKM dan PD BPR BKPD Cilamaya itu sampai tahun 2017, sehingga perda yang terbit sebelumnya otomatis tidak relevan lagi. Pasalnya, tahun ini ada anggaran Rp 6 miliar untuk penyertaan modal di tiga BUMD. "Angka ini diluar kesepakatan sebelumnya antara DPRD dengan Pemkab Karawang. Tahun ini di APBD ada Rp 6 miliar, sebelumnya kan di angka Rp 10 miliar buat 3 BUMD," katanya kepada Radar Karawang, Selasa (22/5) kemarin.

Menanggapi anggaran penyertaan modal tahun ini lebih kecil, Dirut PD BPR BKPD Cilamaya Tansya Fadila meminta kucuran modal tahun anggaran 2018 ini tidak ada perubahan, dan dapat teralokasikan sesuai dengan rencana yaitu Rp 2 miliar. Sehingga kekurangan modal dasar sesuai amanah Perda Nomor 5 Tahun 2017 sebesar Rp 7,5 miliar dapat cepat terpenuhi dalam waktu tiga tahun anggaran atau sesuai dengan kemampuan APBD. "Kita berharap kekurangan modal sesuai amanah perda sebelumnya bisa terpenuhi, dan realisasi tahun ini Rp 2 milyar bisa tetap terpenuhi," katanya.

Ia melanjutkan, tahun ini merupakan target penyelesaian perubahan nama dan bentuk hukum Perusda menjadi Perseroan Terbatas (PT). Saat ini diakui Tansya, BKPD masih dalam proses pembuatan akta pendirian di notaris. "Mudah-mudahan tahapan proses perubahan dapat berjalan dengan baik dan lancar," ujarnya.

Dia juga mengapresiasi BKPD yang telah menyetorkan deviden dari raihan laba tahun 2017 kepada para pemegang Saham lebih kurang Rp 303 juta. Melihat itu, dia yakin setoran deviden tahun-tahun mendatang akan lebih meningkat dari sebelumnya. Apalagi ada suntikan modal dari para pemegang saham, yaitu Pemkab Karawang dan Pemprov Jawa Barat. "Setoran deviden kita dari laba meningkat. Semoga bisa terus naik dengan ditopang pula suntikan modal para pemegang saham," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template