Kubangan Jalan di Margakaya Berbahaya - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kubangan Jalan di Margakaya Berbahaya

Kubangan Jalan di Margakaya Berbahaya

Written By Admin Raka on Jumat, 18 Mei 2018 | 14.30.00

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Jalan Desa Margakaya yang menghubungkan wilayah Telukjambe Barat - Karawang Barat - Pangkalan dan Tegalwaru, saat ini kondisinya rusak parah. Sudah berkeroak debu pun beterbangan akibat terpaan panas selama musim kemarau ini dikhawatirkan bisa menjadi penyebab ispa, selain rawan kecelakaan.

Jalur penghubung yang aktifitasnya sejak pagi sampai malam ini setiap hari dilintasi kendaraan-kendaraan besar seperti truk. Kondisi kerusakannya sebetulnya sudah berlangsung lama, namun baru terlihat bentuknya setelah musim kemarau ini, karena biasanya selalu tergenang air. Sayangnya, meski sudah tidak digenangi air lagi tetapi sampai saat ini tak kunjung diperbaiki.

"Jalan yang rusak parah itu dekat jembatan badami menuju kecamatan Telukjambe Barat, sepanjang jalan depan hotel Grand Citra dan sebelah kanan arah menuju kampung Kalipandan, Desa Sukaluyu. Kendaraan kecil seperti sedan, minibus, bahkan bus besar, mesti melambatkan kendaraan karena jalan rusak semakin parah. Kondisi ini yang menjadi sebab kemacetan," ucap Karsa (39) Warga Desa Margakaya, Kamis (17/5).

Karsa yang juga sopir mobil elf jalur Loji Pangkalan – Johar ini berharap pemerintah daerah bisa memperbaiki jalan yang rusak tersebut, sehingga jalan itu aman dilalui pengguna jalan. Terlebih, tutur Karsa, di bulan ramadan ini masyarakat menginginkan kenyamanan. Meski diakui Karsa dia sendiri pesimis bahwa jalan yang rusak itu diperbaiki sebelum lebaran.

Ditanya soal jalan membentuk kubangan besar di bunderan badami, Sekretaaris Camat Telukjambe Barat H. Artha. SH. MH, menerangkan jika pembangunan jalan itu sudah dilimpahkan ke Provinsi Jawa Barat. Bahkan sudah diposisikan akan dilakukan pembangunannya pada 2018 ini. Dirinya pun menyampaikan pagu anggaran sudah masuk ke rencana pembangunan di tahun sekarang. "Jalan itu masuk dalam plot pembangunan karena pagu anggaran sudah ada. Kewenangannya pun kini di tangan provinsi, namun dibutuhkan kesabaran karena proses pekerjaan tidak bisa secepatnya karena memerlukan waktu dan pelaksanaannya berjenjang," pungkasnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template