Kecamatan tak Rubah Data Guru Ngaji - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kecamatan tak Rubah Data Guru Ngaji

Kecamatan tak Rubah Data Guru Ngaji

Written By Admin Raka on Sabtu, 26 Mei 2018 | 16.00.00

KLARI, RAKA - Hasil dari pemeriksaan data bantuan hibah guru ngaji yang diajukan oleh Desa Duren tidak sesuai dengan pengajuan awal. Pasalnya calon penerima honor guru ngaji tersebut tidak pernah diajukan oleh desa. Bahkan dipastikan semua data yang diajukan dari desa sampai ke Kabag Kesra dan tidak ada data yang dirubah oleh pihak kecamatan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kasi Kesos Kecamatan Klari, Asip Suhenda. Tidak ada kewenangan kecamatan untuk bisa menggantikan data yang diajukan oleh setiap desa. Usai dilakukan pemeriksaan nama salah satu guru ngaji yang dipermasalahan memang tidak memiliki berkas. Maka wajar saja jika saat pembagian honor guru ngaji kemarin tidak terdaftar. "Bukan kita yang menggantikan data, justru tidak ada berkasnya, kalau untuk yang 30 orang tetap ada," terangnya.

Dia juga menjelaskan, nasib salah satu guru ngaji yang diperjuangakan oleh Kepala Desa Duren terpaksa tidak akan bisa mendapatkan bantuan. Karena memang sama sekali tidak diajukan oleh desa pada awalnya. "Ya tidak bisa mendapatkan bantuan, karena kuotanya sudah pas 30 guru ngaji untuk Desa Duren, jadi percuman aja," jelasnya.

Untuk kuota penerima bantuan honor guru ngaji di wilayah Klari sendiri ada, sebanyak 200 guru ngaji,  60 amil, 135 guru DTA, 27 MI, 15 MTs, 21 RA dan 93 TPQ. Untuk pembagian yang bermasalah hanya Desa Duren saja untuk desa lainnya menurut dia tidak ada kendala apapun. "Seluruhnya 561 guru yang mendapatkan bantuan di Kecamatan Klari, tidak ada masalah kok cuman kemarin aja miskomunikasi," terangnya.

Kasi Pemerintahan Desa Duren, Lili Sukarli mengaku, bahwa salah satu nama guru ngaji bernama Samsudin sudah diajukan terlebih dahulu. Tidak ada kesempatan desa untuk menggantikan peserta sebab jumlah berkas penerima bantuan tidak lebih sebanyak 30 orang. "Aneh kalau hilang, soalnya berkasnya juga pas 30 tidak kurang tidak lebih," ungkapnya.

Kepala Desa Duren, Abdul Halim sendiri tidak mempermasalahan jika salah satu guru ngaji di desanya tersebut tidak mendapatkan bantuan. Namun yang menjadi kekecewaan baginya adalah penggantian data yang diajukan oleh desa. "Saya akan ganti jatah honor guru ngaji yang hilang, yang saya kecewakan siapa yang mengantikan data," tegasnya. (yna)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template