Kawasan Bisnis Sukaluyu Ditinggal Pembeli - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kawasan Bisnis Sukaluyu Ditinggal Pembeli

Kawasan Bisnis Sukaluyu Ditinggal Pembeli

Written By Admin Raka on Jumat, 04 Mei 2018 | 16.00.00

TELUKJAMBE TIMUR, RAKA - Pemilik rumah toko dan kios di jalan utama Desa Sukaluyu, Kacamatan Telukjambe Timur mengaku rugi. Sepekan terakhir ini kawasan bisnis itu sepi pengunjung. Pedagang khawatir jika kondisinya tetap sepi mereka akan bangkrut.

Seperti diakui H.Saeful (54) pemilik ruko di wilayah Dusun Kalipandan itu, Kamis (3/5). Sepekan ini merupakan kondisi terburuk yang dialaminya setelah dua bulan terakhir selalu sepi. "Tadinya harapan saya, dengan membuka ruko bisa disewakan kepada siapa saja yang berminat sewa. Tetapi kenyataannya malah terbalik. Pengunjungnya menjadi sepi, sehingga banyak penyewa ruko tidak mampu membayar sewa rukonya, hingga akhirnya menghentikan usahanya," ucap Saeful yang mengaku biaya membangun ruko dari sisa uang pensiunnya.

Dilanjutkan Saeful, selama pembangunan ruko, ia telah menghabiskan uang sekitar Rp 670.000.000, dan sampai saat ini keuntungan yang bisa didapatkan baru hanya 20 persen saja. Sedangkan, lanjut dia, operasional yang belum terisi menjadi resiko tersendiri seperti pembayaran listrik dan setiap bulan mesti merogoh uang hingga Rp. 1.000.000.

Hal senada dikatakan Sutoyo (33) warga Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pemilik warung nasi di kawasan bisnis tersebut. Warung nasinya pun sudah tiga bulan ini sepi pengunjung. Makanya diapun berniat over sewa kepada orang yang berminat. "Kalau tidak sepi pelanggan, mungkin saya engga sampai over pengelolaan," ucap Sutoyo.

Diakui Sutoyo, dirinya belum satu tahun membuka warung nasi. Ketika pertama buka warungnya banyak pengunjung. Tetapi entah mengapa memasuki tiga bulan terakhir pengunjung jadi sepi. "Kalau saya kaitkan sama mistis kan enggak ada sangkut pautnya, tapi yang jelas ini cuma soal keberuntungan aja sih," ucapnya.

Sementara Maman (33) juga penjual BBM eceran mengatakan, mungkin karena sekarang jalan Kalipandan ini sedikit yang melintasi jadi sepi. Tapi sebelumnya jalan itu ramai dan kawasan bisnis itupun ramai pengunjung. "Sekarang memang sepi beda dengan Galuhmas yang selalu ramai. Padahal jalan ini selain jalan alternatif, dulu cukup ramai. Makanya, ini seperti ada peralihan cara pandang masyarakat untuk memilih jalan alternatif lain," ucapnya. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template