Kagumi Profesi Guru, Rika Akhirnya jadi Guru - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kagumi Profesi Guru, Rika Akhirnya jadi Guru

Kagumi Profesi Guru, Rika Akhirnya jadi Guru

Written By Admin Raka on Rabu, 02 Mei 2018 | 12.55.00

KARAWANG, RAKA - Kagum dengan sosok seorang guru, hal itulah yang membuat Rika Kartika memutuskan dimasa mudanya mengabdikan diri di dunia pendidikan. Tepatnya menjadi guru Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Pertama Negri (SMPN) 1 Tirtamulya. Baginya, guru adalah pelita dalam kegelapan dan sebagai embun penyejuk dalam kehausan, serta patriot tanpa tanda jasa.

Perempuan yang akrab disapa Mis Rika menuturkan perjalanan dirinya menuntut ilmu, saat kecil dirinya sekolah di SDN Cikampek Utara VIII, kemudian melanjutkan di SMP Darussalam dan SMA Darussalam Purwakarta sambil pesantren. Dunia pendidikan pesantren berbeda dengan pendidikan SMP biasa. Disitu dia kagum dengan sosok guru, meski mengadapi peserta didik yang berbagai macam karakter, akan tetapi tetap sabar dalam memberikan pendidikan. "Dulu aku pernah sekolah sambil pesantran di Purwakarta selama 6 tahun. Banyak kenangan manis yang tidak saya lupakan. Salah satunya jasa seorang guru," ujarnya.

Karena, tambah Rika, berkat ketabahan dan keikhlasan yang dimilikinya, meski pada saat itu banyak anak bandel, gurunya tidak pernah lelah memberikan ilmu dan pengalamannya. "Itulah yang membuat aku kagum kepada guru," ucapnya.

Pada saat dia duduk dibanku perkuliahan, rasa keinginannya semakin kuat menjadi guru. Dengan demikian, ia selalu giat belajar dalam meningngkatkan kualitas diri. Alhasil, kerja keras tersebut bisa tercapai. Karena usai menyelasaikan jenjang pendidikannya, langsung berkiprah dalam dunia pendidikan dengan menjadi guru di SMPN 1 Tirtamulya. "Kuliah di Unsika, saya ambil Prodi Bahasa Inggris Faktus FKIP. Setelah lulus saya mencoba mengamalkan ilmu saya di SMPN 1 Tirtamulnya dengan menjadi guru Bahasa Inggris. Alasan menjadi guru, karena ingin menjadi orang yang bermanfaat," katanya.

Guru muda berwajah manis itu mengaku, lebih banyak menghabiskan waktunya di sekolah dibandingkan di rumah. Selain itu, meski gaji yang didapatkan kurang begitu besar, akan tetapi dia tetap bersemangat dalam menjalankan aktivitasnya. Karena orientasi dia menjadi seorang pengajar ingin mengamalkan ilmu serta membantu dalam mencerdaskan genarasi bangsa. "Walaupun nantinya saya tidak menjadi guru PNS, Insya Allah saya akan tetap jadi guru, karena profesi guru itu sangat mulia, bisa membagi ilmu dan pengalaman kepada anak-anak, sehingga bisa menciptakan generasi muda yang berwawasan dan berkarakter," ungkapnya. (acu)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template